Terjatuh, Maling Motor Nyaris Massa
Jember, Motim
Bermaksud kabur dengan menaiki motor hasil curiannya, Mohamad Ridwan Efendi (15) warga Dusun Kemuning Lor, Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, terjatuh dari motor dan hampir diamuk massa. Saat itu Senin pagi (15/1) sekitar pukul 8 pagi, dengan berboncengan motor, Ridwan bersama dengan temannya Ervan (15) warga Dusun Gebang Langkap, Desa Panti, Kecamatan Panti, berkeliling di daerah Kecamatan Panti untuk mencari motor yang akan menjadi target curiannya.
Sesampainya di jalan setapak Dusun Karanganom, Desa Serut, Kecamatan Panti, mereka melihat sebuah motor Jupiter kuning milik Moh. Ilyas (33) sedang diparkir dan ditinggal pemiliknya untuk memanen sayur.
Ridwan pun langsung turun dari motornya, dan berusaha membuka paksa kunci motor Jupiter milik Ilyas. Sementara Ervan dengan menaiki motor miliknya, berjaga dan memantau situasi agar aksi pencurian yang dilakukan olehnya tidak diketahui siapapun.
Pemuda yang belum lulus SD ini berhasil membuka kunci, dan langsung kabur menaiki motor Jupiter milik Ilyas menuju ke arah selatan. Dari belakang, Ervan mengikuti Ridwan dengan menaiki motornya. Namun naas, sesampainya di pertigaan Dusun Mencek, Desa Serut,tanpa diketahui penyebabnya Ridwan terjatuh dari motornya.
Warga yang mengetahui Ridwan jatuh curiga, motor yang dibawanya adalah hasil pencurian. Warga pun
langsung berkerumun dan berniat untuk menghajar Ridwan secara beramai-ramai.
Beruntung, Petugas Polsek Panti yang sedang bertugas patroli lewat di TKP tersebut. Dengan cepat dan sigap, petugas mengamankan Ridwan dan motor hasil curiannya. Namun pelaku Erfan berhasil kabur dengan mengendarai motornya, karena takut tertangkap dan diamuk massa.
“Setelah itu, selang 30 menit kemudian, Ilyas kaget karena motor yang diparkirnya hilang. Saat dia panik dan bertanya kepada warga sekitar, salah satu warga Safari (32) menyampaikan bahwa motornya telah dicuri dan telah diamankan oleh petugas kami,” ujar Kapolsek Panti AKP M. Zuhri kepada sejumlah wartawan, Selasa siang (16/1).
“Sementara ini kami sudah mengamankan Ridwan, sedangkan Erfan masih dalam pengejaran karena berhasil kabur,” sambungnya.
Diketahui pencurian motor yang dilakukan oleh Ridwan dan Erfan adalah pencurian yang kedua kalinya. Sebelumnya mereka juga telah melakukan pencurian motor merk Honda Supra di wilayah Durjo, Kecamatan Sukorambi. Motor yang dicuri tersebut, berdasarkan pengakuan Ridwan, berhasil dijual seharga Rp 1 juta.
Namun uang dari hasil penjualan motor tersebut, Erfan belum membaginya dengan Ridwan. “Dengan alasan nanti akan dibagi setelah melakukan pencurian yang kedua kalinya. Ridwan pun mengiyakan, dan mereka kembali melakukan aksi pencurian tersebut. Ide mencuri motor itu dari Ervan, dengan mengajak Ridwan,” ujar Zuhri.
Namun apes, Ridwan kini malah tertangkap dan harus mempertanggung jawabkan kejahatannya. Sementara itu, Erfan kabur dan saat ini masuk dalam DPO kepolisian. Dari pencurian motor tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu motor Jupiter Kuning milik M. Ilyas dengan kondisi hancur karena kecelakaan saat dibawa kabur Ridwan. Saat ini, motor tersebut diamankan di Mapolsek Panti.
Sebagai pengembangan kasus, Petugas Polsek Panti akan terus melacak keberadaan Erfan untuk mempertanggung jawabkan kejahatannya. “Dari kejadian ini, akan kami kembangkan penyelidikannya. Karena dari curanmor sebelumnya, berhasil menjual kepada seseorang yang diduga sebagai penadah barang curian motor,” pungkasnya. (cw2)
0 komentar: