Lumajang, Motim.
Aksi perampasan sepeda motor alias begal kembali terjadi di wilayah
Polsek Ranuyoso. Kali ini korbannnya seorang anggota PNPM bernama Lilia
Minarsisty (18), warga PB Sudirman Gang 10, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan
Kota Lumajang.
Sepeda motor honda Beat warna putih kombinasi Nopol L 3202 MX yang
dikendarai korban amblas dibawa kabur 2 orang tak dikenal bersenjatakan celurit.
”Kata korban, tangannya sempat dipukul dengan celurit oleh pelaku,” ungkap Paur Subbag Humas Polres Lumajang
Ipda Catur Budi Bhaskara kepada Memo Timur, Rabu (8/7).
Kronologis terjadinya begal bermula saat korban bersama temannya
pegawai PNPM Kecamatan Ranuyoso berboncengan sepeda motor hendak melakukan
penagihan terhadap anggotanya di Desa Penawungan. Saat melintas di jalan sepi
jauh dari pemukiman warga di Desa Wates Wetan, tiba-tiba korban dipepet oleh
dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor honda Beat tanpa plat
Nopol terpasang.
Setelah korban berhenti, salah satu orang tak dikenal itu turun lalu
berusaha merampas sepeda motor yang dinaiki korban. Bahkan, pelaku juga memukul
tangan korban dengan celurit yang dipegangnya. Korban ketakutan dan memilih
diam meski motornya diambil oleh pelaku lalu kabur.
Ciri-ciri pelaku kata korban, menggunakan jaket warna hitam, helm Ink
warna hitam, 1 pelaku berperawakan tinggi berisi, 1 lagi pendek berisi dan
berlogat jawa. Menurut keterangan korban, sepeda motor itu milik PT. Mitra Bisnis Madani yang menjadi
inventarisnya.
Catur juga menjelaskan, kasus ini terjadi pada Selasa (7/8) kemarin
sekira pukul 11.00 WIB, baru
dilaporkan ke Polsek Ranuyoso.
“Kasus ini sudah ditangani unit Reskrim Polsek Ranuyoso. Sekarang masih
dalam penyelidikan,”pungkas Catur.(cho)
0 komentar: