Rabu, 17 Januari 2018

Pria Berjaket SCTV Ditemukan Tewas

SHARE


Lumajang, Motim
Seorang pria mengenakan jaket bertuliskan SCTV dan topi warna abu-abu, ditemukan tewas di bebatuan Sungai Kalipancing, Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Selasa (16/1) pagi sekira pukul 07.00 Wib.

Mayat pria itu ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung, kemudian dilaporkan kepada warga yang bertempat tinggal disekitar sungai Kali Pancing  dilanjutkan ke Polsek Pasirian. Tak lama kemudian, petugas dari kepolisian tiba dilokasi terus mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi.

“Usai motret-motret,  Pak Polisi terus membawa mayat pria naas itu. Katanya, mau dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto untuk dioutopsi gitu,” tutur Sunarto kepada sejumlah media.



Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary P kepada sejumlah media usai mengevakuasi mayat korban mengatakan, kalau diduga korban ini bunuh diri atau sengaja dilempar orang dari atas, itu tidak mungkin. Sebab, topi yang dikenakan korban tidak lepas dan tetap melekat pada kepalanya. 

Saat diraba pada bagian kepala, tidak ditemukan bagian kepala yang terluka akibat benturan dengan batu. Padahal, pada dasar sungai adalah bebatuan bukan pasir. Dari saku jaket korban ditemukan kunci sepeda motor dan sejumlah obat.

“Dugaan kami, korban ini meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya mendadak kambuh dan tidak segera mendapat pertolongan. Misalkan menjadi korban begal, kunci motor pasti dilempar tidak berada didalam saku,”katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap membawa mayat korban menuju RSUDdr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan proses outopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. “Tetap kami lakukan Outopsi,”jelasnya.

Disinggung identitas korban,  untuk sementara identitas mayat tersebut belum diketahui, karena di saku jaket tidak ditemukan secuilpun petunjuk yang menerangkan korban ini warga mana. Tapi, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Desa se Kecamatan Pasirian.

Beberapa jam kemudian, pihaknya kedatangan rombongan keluarga yang mengklaim jika korban yang meninggal di sungai Kali Pancing adalah keluarganya. Mereka mengatakan korban bernama H. Ali Adnan (54), warga Dusun Krajan, Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

Untuk memastikan korban benar-benar anggota keluarganya, rombongan keluarga tersebut dipersilahkan untuk melihat mayat korban. Ternyata, benar korban adalah anggota keluarganya.”Outopsi tetap dilakukan,”ungkapnya.

Untuk mengetahui kenapa korban ditemukan tewas di bebatuan dasar sungai Kali Pancing, pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mencari petunjuk guna mengungkap kejadian yang sebenarnya.”Masih didalami, mudah-mudahan segera memperoleh petunjuk,” pungkas Roy. (cho)




SHARE

Author: verified_user

0 komentar: