Bondowoso, Motim. Puluhan mahasiswa yang masuk dalam anggota Himpunan Mahasiswa
Islam (HMI) Bondowoso menggalang dana untuk korban gempa bumi di Lombok, Nusa
Tenggara Barat, Rabu (8/8). Mereka terlihat menggalang dana ke beberapa titik
lampu merah serta menyisir satu persatu pertokoan pasar induk Bondowoso.
Aksi galang dana tersebut rencananya akan dilakukan selama
tiga hari kedepan. Aksi galang dana itu akan disebar di sejumlah titik
keramaian. Diantaranya di lampu merah Jalan Ki Mangun Sarkoro (Depan POM
Tamansari), lampu merah Jakan Jenderal A. Yani (Depan SDN Dabasah 01), kemudian
di lampu merah Jl. Jenderal A. Yani No. 81 Bondowoso (Depan Dinas Pengairan).
Muhammad Ikrom, anggota HMI Bondowoso mengatakan, bahwa
peristiwa naas yang menimpa masyarakat Lombok itu telah menggugah keinginan HMI
Bondowoso untuk memberikan uluran tangan. Semestinya, setiap pribadi maupun
kelompok saling tolong-menolong bagi sesamanya yang sedang tertimpa musibah.
Sementara penggalangan dana ini, kata Ikrom, sekaligus
menjadi bukti komitmen kepedulian HMI terhadap masyarakat. Sekaligus untuk
mengurangi beban saudara kita yang tertimpa musibah.
“Aksi solidaritas galang ini merupakan bentuk komitmen kami
dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Dan sudah semestinya
kita melakukan hal ini agar kepedihan dan kerugian harta benda para korban
sedikit bisa kita bantu. Berapa pun hasilnya semoga bermanfaat untuk korban,”
katanya.
Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk
turut ambil bagian dalam meringankan beban yang diderita para korban dengan
menyalurkan bantuan ke lokasi galang dana, mau pun langsung melalui rekening
yayasan HMI peduli milik Pengurus Besar HMI.
“Kita mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat peduli pada
saudara yg membutuhkan. Bisa dengan memberikannya lewat lokasi galang dana atau
langsung lewat rekening PB HMI 123-000-6455-804," tambahnya.
"Alhamdulillah di hari pertama ini kami berhasil
mengumpulkan dana sebanyak Rp. 1.770.000," pungkasnya.(cw3)
0 komentar: