Mayat Mr X di Pantai Pancur Ternyata Warga Jember
Banyuwangi, Motim
Mayat tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Apak Doyong, Pancur Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/1) Pukul 08.30 WIB, langsung dievakuasi petugas.
Mayat yang pertama kali ditemukan pemancing ini berjenis kelamin laki - laki, berusia sekitar 40 Tahun. Ciri - ciri Mr X, tinggi badan 160 senti meter, warna kulit sawo matang. Saat ditemukam posisi mayat Mr X ini tengkurap di pesisir pantai, mengenakan kaos warna merah nomor 13 bertuliskan PGRI Ambulu dan celana pendek warna hijau.
Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo Iptu Karyadi yang ikut melakukan evakuasi bersama Babinsa, petugas medis dan petugas TNAP Alas Purwo mengatakan, jika mayat ini sudah meninggal sekitar 4 hari yang lalu.
"Hasil pemeriksaan medis di tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan. Di kepala korban bagian belakang terdapat luka memar. Luka ini diduga karena kecelakaan laut," jelasnya.
Setelah dilakukan evakuasi dan penyebaran informasi terkait penemuan mayat ini, identitas mayat tersebut menemui titik terang. Menurut Iptu Karyadi, identitas mayat bernama Indra Juniawan (31), warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.
Identitas menemui titik terang lantaran keluarga korban saat mendengar informasi dan mengenal ciri - ciri korban langsung meluncur ke Banyuwangi. Menurut keluarga, korban merupakan guru di salah satu sekolah swasta yang ada di Ambulu.
"Informasinya 4 hari lalu, saat korban merumput di tempat tinggalnya hanyut terbawa arus sungai dan ditemukan meninggal di pantai Pancur," jelasnya.
Dari kejadian ini, menurut Iptu Karyadi pihak keluarga menolak korban untuk diotopsi. Keluarga korban menerima hal ini sebagai takdir. Selanjutnya jasad korban dibawa keluarga untuk dimakamkan di Jember.
"Korban dimakamkan di Jember," pungkas Iptu Karyadi. (yud)

0 komentar: