Bupati dan PTPN XI MoU Agrowisata Edukasi
Situbondo, Motim
Untuk menambah potensi Agrowisata berbasis edukasi di Kabupaten Situbondo, Direktur Utama PTPN XI Melakukan MoU dengan Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto, Senin (8/1).
Direktur utama PTPN XI, Moch Cholidi mengatakan, Pabrik Gula PTPN XI yang berada di wilayah Situbondo ini, mampu menyerap tebu petani terlebih dengan peningkatan kapasitas pabrik gula dan rencana pendirian pabrik gula baru yang didukung dengan topografi Situbondo yang hanya cocok untuk komoditas tebu, sehingga membuat Situbondo layak untuk dijadikan ikon Gula Jawa Timur. Rencana pendirian pabrik gula baru melengkapi pabrik gula yang sudah ada memperkuat posisi Situbondo.
Sedang agrowisata Olean yang telah beroperasional sejak tahun 2017, dapat mengisi kebutuhan Situbondo akan tempat wisata keluarga yang selama ini hanya memiliki destinasi wisata yang berupa wisata alam seperti pantai, sungai, air terjun, hutan Baluran. Belum lagi ditambah nilai historis dari Pabrik Gula Olean yang dibangun tahun 1846 dengan teknologi manual dalam proses produksinya serta lokomotif yang dijalankan menggunakan mesin uap dan masih bisa beroperasional menjadikan daya tarik tersendiri.
“Dukungan Pemerintah Kabupaten Situbondo terhadap pengembangan Industri Gula cukup besar, hal ini ditandai dengan rencana penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Situbondo dengan PT Perkebunan Nusantara XI tentang Pengembangan Agroindustri dan Pariwisata di Wilayah Kabupaten Situbondo awal Tahun ini tepatnya hari Senin depan,“ ujar Direktur Utama PTPN XI.
Dengan begitu, pihaknya berharap kerjasama ini akan meningkatkan performa kinerja PTPN XI dalam menjalankan transformasi bisnis dan memperkuat serta meneguhkan Kabupaten Situbondo sebagai Ikon Gula Jawa Timur yang akan mendongkrak perekonomian daerah serta pencapaian ketahanan pangan dan energi terbarukan.
Ia melanjutkan, beberapa Pabrik Gula PTPN XI itu sudah dikenal sebagai heritage, sehingga sering dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Hanya sebelumnya tidak dikelola dengan baik. Nah, Tahun 2017 sudah dimulai beberapa project untuk mengoptimalkan potensi tersebut, diantaranya Agrowisata dan Edutainment PG Olean Situbondo, Soedhono Study Agrowisata Lestari Ngawi dan Kedawung Agro Selfie Pasuruan. Selain itu keberadaan heritage tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan destinasi wisata keluarga bersifat sejarah sekaligus edutainment.
“Beberapa potensi dan ceruk pasar bisa diandalkan sebagai bagian strategi bisnis, agrowisata misalnya, beberapa pabrik gula yang sudah merambah agrowisata dibanjiri oleh pengunjung. Ini memang diluar core bussines PTPN XI, tetapi dalam konteks bisnis ini wajar yakni sebagai difersivikasi. Demikian juga dengan rencana workshop, bio fertilizer dan rencana hilirisasi lainnya,“ ungkap Cholidi.
Sementara itu Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH menyambut baik kerjasama dengan pihak PTPN XI. Sebab dengan adanya MoU tersebut, maka Kabupaten Situbondo dapat menambah tempat-tempat agrowisata.
“Dua yang akan kita peroleh dari MoU ini, selain hasil dari industri itu sendiri, juga aset PTPN XI mempunyai potensi pariwisata juga merupakan penguatan untuk membantu daerah dan tambahan energi kita untuk membangun pariwisata. Kami harap MoU ini segera dimulai,” kata Bupati Dadang.(gik)

0 komentar: