Jumat, 23 Februari 2018

Ketua Komisi lll DPR RI Kecewa Kalapas Sidoarjo

SHARE
Sidoarjo, MotimNews. Tindakan tidak terus terang, Kalapas Kelas llA Delta Sidoarjo Jumadi, terkait kejadian warga binaannya yang bernama Siswandoko (38) warga Wonoayu yang  bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan sarung, membuat Ketua rombongan Komisi lll DPR RI Adies Kadir merasa kecewa. Seperti diketahui, Rabu (21/2/2018), rombongan Komisi lll DPR RI berkunjung ke Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo.

Ketua rombongan Komisi lll DPR RI Adies Kadir, sempat tercengang dan kaget saat diwawancarai puluhan awak media yang sudah menunggu di luar Lapas, terkait hasil kunjungannya ke dalam Lapas Delta tersebut. 

"Lho semalam ada Napi yang bunuh diri di lapas ini. Saya tidak diberitahu oleh Kalapas Delta saat datang berkunjung tadi," kata Adies.

Adies juga memastikan kebenaran pertanyaan para wartawan itu kepada pihak lapas. Kalapas Delta Sidoarjo Jumadi yang dipanggil juga menganggukkan kepala tanda benar adanya saat Adies tanya tahanan gantung diri. 

"Kenapa saya tidak diberi tahu," ujar politisi Senayan asal Golkar itu.

Adies juga mengaku keheranan lagi saat ditanya korban (Siswandoko red,) awal Februari lalu sempat mengunggah status di facebook milik akun pribadinya, padahal saat itu diduga Siswandoko sudah menjadi tahanan di lapas. Bisa dikatakan bahwa waktu di dalam Lapas Delta, Siswandoko membawa handphone untuk mengupload statusnya.

"Ini (warga binaan red,) tidak boleh sampai ada yang membawa ponsel atau barang terlarang lainnya," tegasnya menambahkan.

Status akun korban dengan nama sebutan 
JML itu menulis status, "Nyesel mentok kenal koen. Koen jahat koyok ngene aku iso luwe nemen teko koen prut. Wani mati tok aku prut. Ngene iki mek nekat tok isine".

Pada akun FB milik pribadi pria ganteng itu juga mengunggah kata frustasi dan penyesalan. Seperti status kata yang diunggah, "Ya Allah mungkin ini memang takdirku. aku ikhlas mati di sini, ikhlas semua ini terjadi ke aku, mungkin ini sudah di takdirkan untukku. gak ada yg mau mengerti aq. bahkan perduli pun, satupun gak ada. ku kembalikan semua kepada Allah swt, semoga ini gak kan pernah terjadi pada mereka".

Dari banyak status di akun facebook milik korban, banyak terdapat kalimat penyesalan, umpatan maupun dendang yang sepertinya diperuntukkan untuk seorang perempuan yang sempat dicintai kemudian pudar. 

Sesudah masuk melihat kondisi Lapas Delta Sidoarjo itu, Adies merasa prihatin dengan kondisi lapas yang sudah overload sampai tiga kali lipat. Keadaan ini akan dibawa ke Kemenkumham untuk mencarikan solusi maupun lainnya. 

Masih kata Adies Kadir, Lapas Delta Sidoarjo ini kondisinya overload sampai tiga kali lipat dari kapasitas yang ada. Ia menilai kondisi tersebut masih mendingan, dari lapas lainnya yang sampai ada yang melebihi kapasitas hingga 5 sampai 6 kali lipat. 

"Permasalahan yang kami jumpai di lapangan akan kami sampaikan ke Menkumham dan pihak terkait lainnya," janji Adies Kadir. (ags/jum)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: