Bojonegoro, Motim. Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA dan SMK Kabupaten Bojonegoro bersama perwakilan OSIS SMA/SMK mengunjungi rumah almarhum Ahmad Budi Cahyono (27), di Desa Kleyang Sampang, Madura, Rabu (07/02).
Kunjungan tersebut merupakan gerakan solidaritas dari para guru dan siswa di Kabupaten Bojonegoro, sekaligus turut berbelasungkawa dan memberikan perhatian khususnya kepada istri almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
Ahmad Budi Cahyono (27), adalah guru seni rupa di SMAN 1 Torjun Sampang yang meninggal dunia pada Kamis (01/02) sekitar pukul 21.40 di RSUD dr Soetomo Surabaya, usai dipukul oleh muridnya sendiri.
Rombongan MKKS SMA/SMK Kabupaten Bojonegoro tersebut dipimpin Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Sumiarso bersama sepuluh orang perwakilan kepala sekolah SMA / SMK di Bojonegoro dan dua orang perwakilan siswa-siswi (OSIS) SMA/SMK di Bojonegoro.
Sumiarso berharap, kejadian ini tidak terulang kembali di semua tempat. Dia juga akan berkomunikasi dengan para kepala sekolah agar bisa memantau apa saja yang terjadi di sekolah. “Jangan ada lagi siswa menganiaya gurunya dimanapun juga. Sebaliknya, juga tidak boleh lagi ada guru yang menganiaya siswanya," tegasnya.
Rombongan diterima langsung oleh istri almarhum, Sianit Shinta (22) dan sejumlah anggota keluarga almarhum. Selain rombongan dari Bojonegoro, masih tampak berdatangan rombongan dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur dan provinsi lain, seperti dari Jawa Tengah, guna menyampaikan belasungkawa pada keluarga almarhum. (har)

0 komentar: