Jember,
Motim. Kecelakaan
tunggal yang terjadi di jalan MH.Thamrin tepatnya di Dusun Krajan,
Desa/Kecamatan Ajung, Senin pagi (12/2) membuat heboh warga. Dalam waktu berapa
jam dua mayat ditemukan.
“Awalnya
ditemukan salah satu warga yang melihat rambut dan tubuh mayat laki-laki saat
membuang sampah, setelah itu juga ditemukan petunjuk berupa dua pasang sandal.
Kemudian pihak Polsek jenggawah bersama warga mencurigai sandal tersebut milik
korban lainnya, dan juga menurut informasi ada orang kecelakaan Minggu malam
berjumlah tiga orang,” kata warga setempat Sukar saat dikonfirmasi Memo Timur,
Selasa (13/2).
Sukar
mengatakan, berdasarkan informasi dan penemuan sandal. Kemudian kepolisian
Polsek jenggawah dibantu warga langsung melakukan penyisiran. “Setelah
dilakukan penyisiran dari awal tempat kejadian kecelakaan di selokan tersebut.
Kemudian ditemukan mayat perempuan di bawah gorong-gorong, kemudian diangkat
oleh warga bersama pihak kepolisian,” tegasnya.
Sebab
disamping menewaskan tiga pengendara sekaligus yang diketahui bernama Untung
(21) warga Dusun Karanglok Desa Gedangmas Randuagung, Yamamah (20) warga Desa
Sukosari Kecamatan Jatiroto dan Puji Mulyani (20) warga Desa Grobokan
Kedungjajang Lumajang, sempat dikira korban pembunuhan, lantaran penemuan mayat
korban ditemukan warga di saluran air dengan kejadian berjarak satu hari
tepatnya Selasa pagi (13/2).
"Awalnya ada kecelakaan pada Minggu malam jam 1 mas, saat saya datangi
saya hanya menemukan satu korban masih hidup warga Kedungjajang Lumajang, lalu
kami bawa ke Puskesmas Klompangan untuk mendapat pertolongan, walau akhirnya
jam 4 pagi meninggal dunia, saya gak tau kalau korban boncengan tiga, taunya
saya tadi pagi saat perawat yang menangani korban menyampaikan ke saya kalau
sebelum meninggal korban bilang ada dua temannya," ujar Abdur Rahman ketua
RW tempat kejadian perkara Selasa (13/2).
Berdasar pemberitahuan perawat tersebut, warga sekitar mencari dua korbannya
lagi, korban kedua yang ditemukan pertama kali oleh warga adalah Untung, ia
ditemukan meninggal tersangkut gorong gorong dengan jarak sekitar 50 meter dari
ditemukannya korban pada malam Senin. Selanjutnya korbam ketiga atas nama
Yamamah ditemukan di bawah warung yang ada di timir terminal atau berjarak 200
meter dari TKP.
"Saat perawat memberitahu kami, kami langsung mencari kedua korban, dan
kami menemukan dua oasangvsandal dan sepasang sepatu di lokasi kejadian,
kemudian kami menyusuri sungai dan menemukan korban, korban sempat terseret
air, karena memang seharian kemarin hujan," tambah Abdur Rahman.
Informasi yang berhasil dihimpun, ketiga korban merupakan karyawan Agen Elpiji
yang ada di Kebonsari Sumbersari Jember, hal ini ditemukan adanya surat tugas
pada korban, saat kejadian korban yang mengendarai Honda Vario dengan Nopol N
5738 UG diperkirakan tidak memahami kondisi jalan yang menikung, sehingga
kecelakaan terjadi.
Sementara pihak Satlantas Jember yang menangani kecelakaan ini masih melakukan
penyelidikan dan belum memberikan keterangan penyebab kecelakaan.
"Untuk sementara karena kecelakaan tunggal atau out contol, namun
penyebabnya masih kita selidiki," ujar Kasatlantas Polres Jember
AKP.Prianggo Malau Parlindungan. (*)

0 komentar: