Situbondo, Motim. Warga Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, pada Selasa (7/8)
dikejutkan dengan peristiwa batu besar dari atas bukit yang jatuh dan
menghantam sebuah rumah warga hingga rusak parah.
Diketahui, batu berbentuk bulat tak beraturan dengan ukuran cukup
besar itu menghantam rumah milik Moh. Yasin (49) warga Dusun Lindut RT 02 RW 02
Desa Curahsuri.
Akibatnya, rumah korban mengalami kerusakan parah pada pada
sejumlah bagian. Beruntung korban berikut sejumlah santri yang saat itu sedang berada
di rumah korban, selamat.
Pemilik rumah, Yasin mengaku, tidak menyangka batu dengan ukuran
cukup besar dan berada di atas bukit yang berada disebelah barat rumahnya bisa jatuh.
"Baru kali ini ada batu berukuran sangat besar jatuh
dari atas bukit yang ada di sevah barat rumah. Kejadiannya kemarin pagi pak, sekitar
jam 08.00 WIB," ungkap Yasin, saat ditemui di lokasi, Rabu (8/8).
Yasin menuturkan, ketika batu itu menggelinding jatuh dari atas
bukit yang berada di belakang dapur rumahnya, sempat membentur batu lainnya
hingga pecah menjadi tiga bagian. Beberapa batu yang terpecah menjadi tiga
bagian itu akhirnya menghantam sejumlah bagian rumah, diantaranya dapur, ruang tengah
dan kamar mandi.
"Saat kejadian, saya sedang tidur-tiduran di kamar.
Sedangkan anak dan beberapa santri, sedang berada di ruang depan sambil
menonton tv. "Berkat perlindungan Allah, kami yang
ada di sini berhasil menyelamatkan
diri dengan cara berlari ke luar rumah setelah mendengar suara benturan keras yang
datang dari arah dapur rumah," bebernya.
Sementara Camat Jatibanteng, Wira Mukti mengatakan, setelah
menerima laporan, pihaknya bersama Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas
setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk membersihkan puing-puing dan berupaya
mengeluarkan bongkahan batu dari dalam rumah milik korban dengan dibantu
sejumlah warga setempat.
"Alhamdulillah dalam kejadian ini, tidak ada korban
jiwa atau luka. Korban hanya mengalami kurugian materil," ungkap Wira.
Sebagai langkah lanjutan untuk penanganan, pihak Pemerintah
Desa Curah suri dengan dibantu Forkopimka Jatibanteng melakukan koordinasi dengan
pihak BPBD Kabupaten Situbondo dan dinas terkait lainnya.
"Kedatangan kami bersama bapak Kapolsek, Danramil, Kepala
Desa Curahsuri dan pihak BPBD Situbondo pada hari ini, untuk menyalurkan
bantuan logistik berupa sembako, P3K, selimut, dan sejumlah peralatan lainnya kepada
korban," tutur Wira. (kim)

0 komentar: