Tulungagung, Motim
Agustinus Santoso (46), seorang nasabah Bank Mandiri dari Gondang, Tulungagung, menjadi sasaran aksi perampokan di GOR Lembu Peteng.
Dia dirampok oleh enam orang. Mereka adalah RS (48), warga Kahuripan Nirwana Village, Sidoarjo; BW (50), warga Nakula Dusun Tulusaya Sidorahayu, Wagir, Kabupaten Malang; Sal (40), warga Jalan Urip Sumoharjo Pandaan, Kabupaten Pasuruan; dan Zai (52), warga Jalan Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Taluk, Kota Makassar.
RS dan BW bertugas mengawasi keadaan untuk memastikan aksi perampokan itu tak terpantau orang lain. Sal bertugas sebagai sopir, dan Zai adalah eksekutor yang membuka pintu mobil korban dengan menggunakan kunci T.
"Ada pelaku lain atas nama FD alias WJK. Dia mengendarai sepeda motor Satria yang telah melakukan tembak ban. Tersangka ini berhasil melarikan diri," jelas Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priyambodo.
"Korban ditodong saat berdua dengan adiknya yang sudah mengambil uang tunai di Bank Mandiri sebesar Rp 150 juta. Adik korban sudah merasa ada yang mengawasi dari depan bank," jelas Mustijat.
Kemudian ketika pulang, di selatan GOR Lembu Peteng, korban berhenti untuk cek roda kiri yang tiba-tiba gembos. "Ketika cek roda ini, korban sempat melihat kaki pelaku sedang merusak pintu sebelah kiri dengan kunci T, namun tidak berhasil," papar kasat reskrim.
Setelah ketahuan, rupanya kawanan pelaku kabur dan korban melapor kepada Polantas. Namun polisi sigap dan menangkap pelaku. Polisi menyita beberapa barang bukti berupa 1 buah HP merek Oppo warna putih, 2 buah kunci T, 1 unit mobil KIA Picanto nomor polisi W 1766 SO beserta STNK atas nama Lilik dan kuncinya, 3 buah HP warna hitam dan rumah kunci pintu mobil serta ban yang masih tertancap paku.
"Hasil Interogasi, mereka mengakui sebelumnya pernah melakukan kejahatan yang sama dengan TKP Ngunut, Tulungagung," beber Mustijat.
Satresrim terus berupaya melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk pengembangan kasus yang dilakukan oleh komplotan pelaku penodongan dengan modus tembak ban tersebut. (sutarto/agus)


0 komentar: