Senin, 15 Januari 2018

ODGJ di Bondowoso Capai 526 Orang

SHARE

Bondowoso, Motim
Jumlah Orang Dengan Ganggungan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Bondowoso, mencapai 526 jiwa. Sebanyak 6 orang masih dalam pemasungan. Jumlah tersebut diperoleh dari 21 data puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan.

Dari data yang dikumpulkan oleh pihak Dinas kesehatan, diprediksi angka tersebut akan bertambah. Pasalnya, sampai saat ini, masih ada 4 puskesmas yang belum melampirkan jumlah ODGJ di wilayah kerjanya.

Kepala Bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, Dinas Kesehatan Bondowoso, Pasidi Shidiq mengatakan, awalnya pihak Dinas Kesehatan hanya mengetahui jika di Bondowoso hanya ada 6 penderita saja. Namun, setelah turun ke lapangan, ternyata masih banyak pasien dengan ganggungan jiwa yang masih terpasung.  

“Rata-rata mereka yang dipasung, disembunyikan oleh keluarganya. Oleh karena itu, kita cukup kesulitan memberikan sosialisasi kepada pihak keluarga dan masyarakat, jika ODGJ ini jangan dipasung, disembunyikan, dan ditakuti, tapi harus disembuhkan,” kata Pasidi.

Sehingga, untuk ke depannya Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, terus melakukan assesment kepada semua penderita, agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa di poli jiwa RSUD dr Koesnadi sampai sembuh.

“Nanti setelah diassesment, semua ODGJ dan pasien pasung akan dirujuk dan mendapat pelayanan kesehatan, agar bisa diobati dan disembuhkan,” tambah Pasidi.

Ditanya terkait biaya penyembuhan, Pasidi mengungkapkan, untuk biaya perawatan memang tergolong sangat mahal. Karena, target minimal pasien pasung dan ODGJ ini dirawat inap di rumah sakit selama 90 hari (3 bulan), sampai sembuh dan bisa kembali diterima oleh masyarakat.
“Karena biayanya cukup besar, nanti anggarannya kami integerasikan dengan BPJS dan Dinas Sosial Provinsi. Kita di Dinas Kesehatan yang mengkoordinir dan mengedukasi masyarakat, bersama tiga pilar kecamatan,” terangnya. (sug)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: