Kamis, 15 Februari 2018

Jalan Rusak, Warga Pasang Portal

SHARE

Jember, MotimNewsRatusan warga dari tiga desa di kecamatan Gumukmas, memprotes keberadaan jalan yang rusak dengan memasang portal besi di jalan raya Dusun Jatiagung, Desa/Kecamatan Gumukmas.

“Turunnya warga kejalan akibat geramnya jalan di area menuju desa Mayangan yang rusak berat akibat ulah pemilik kendaraan yang melebihi tonase dan dampak dari itu juga banyaknya keluhan dari warga desa ataupun pengguna jalan dengan rusaknya jalan tersebut,” kata warga Dusun Muneng, desa Mayangan H.Chairul Anwar saat dikonfirmasi wartawan dilokasi, Rabu (14/2).

Menurut Chairul Anwar, dirinya bersama warga geram dengan kendaraan besar yang merusak jalan ini karena melebihi muatannya. Serta banyaknya pengusaha yang memakai truk gandeng, yang mengangkut barang yang melebihi dari 20 ton.

“Kami geram, jalan kami rusak, inisduah jelas jalan desa dan kapasitasnya hanya 8 ton. Tetapi masih saja ada pengusaha memakai truk gandeng, yang mengangkut barangnya dengan kapasitas 20 ton. Maka dari itu kami bersama warga tutup jalan, itupun kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Perihal petunjuk, dan yang jelas perihal peruntukannya jalan ini,” ujar Chairul Anwar.

Chairul Anwar menuturkan, warga bersatu untuk memasang portal berupa tiang besi disisi kanan-kiri dengan diameter 12 Dim dan lebar jalan 2,3 meter di daerah jembatan rumah Haji Tukam. “Ini berguna agar pengguna truk besar tidak melintasi disini,” tuturnya.

Sementara menurut salah satu Anggota BPD Desa Kepanjen Widodo mengatakan, jika memang jalan itu sampai dengan hari ini belum ada perbaikan. Sedangkan jalan di Dusun Jatiagung itu merupakan akses satu-satunya menuju desa mayangan dan desa Kepanjen wilayah tinggalnya.

“Sebelumnya sudah sempat diadakan pertemuan di balai desa mayangan terkait dengan permasalahan jalan ini, dimana disitu hadir dari beberapa pihak yang berkepentingan, ada dari dinas, pihak kecamatan, pihak desa, pengusaha dan beberapa perwakilan warga untuk membahas permasalahan jalan rusak ini. Namun, mungkin karena hanya jalan ditempat hasilnya. Sehingga warga mungkin sudah tidak sabar dan melihat jalan itu malah tambah parah, hingga jalai itu di pasangi portal sama warga,” tegasnya. (*)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: