Lumajang, Motim. Banjir parah yang melanda dua dusun di Kecamatan Rowokangkung sudah surut. Sebelumnya sejak Kamis (1/1) lalu, ratusan rumah di Dusun Genitri Desa Rowokangkung dan Dusun Wungurejo Desa Sidorejo terendam banjir hingga 100 sentimeter.
Namun debit air terus mengalami pengurangan, dan di hari keempat Minggu (4/4) sudah surut. Banjir tersebut merendam 500 rumah lebih. Di Dusun Genitri ada 244 rumah. Sedangkan di Dusun Wungurejo ada 390 rumah.
"Banjir sudah surut," kata Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik, Wawan Hadi Siswanto, SH, M.Sc melaporkan pada Memo Timur.
Meski sudah surut, namun petugas BPBD masih belum ditarik dari lokasi. Mereka masih tetap berada disana. Untuk mengantisipasi dan siaga adanya banjir susulan. Mengingat hujan deras masih diprediksi akan mengguyur wilayah Lumajang.
"Petugas masih disana," ujar Wawan.
Seperti diketahui, banjir disebabkan hujan deras dengan durasi lama. Debit air yang tinggi tidak mampu ditampung tanggul setempat. Akibatnya jebol, dan air masuk ke pemukiman warga. Selain di dusun tersebut, banjir juga sempat terjadi di sejumlah titik di Lumajang. Namun tak separah di dua dusun teraebut.
Petugas dari BPBD juga masih terus me
nyuplai air bersih setiap hari bagi warga setempat. Seperti untuk mandi dan masak. Karena air sumur warga masih belum bisa difungsikan, mengingat masih keruh.
Bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten Lumajang dan bantuan sosial masyarakat umum juga masih terus mengalir. Terutama untuk sembako dan obat-obatan. Untuk sementara warga masih belum bisa aktifitas normal seperti biasanya.
Wawan menambahkan, banjir akan surut total jika tidak ada hujan mengguyur kawasan tersebut lagi. "Jika hujan deras lagi dalam waktu lama seperti sebelumnya bisa memungkinkan terjadi banjir," pungkasnya.
Warga di dua dusun terdampak banjir tersebut juga sempat mengungsi. Karena ada beberapa rumah yang tidak mwmungkinkan untuk ditinggali. Mereka ada yang mengungsi ke rumah saudara yang tidak terdampat atau tinggal di tempat-tempat umum yang aman. (fit)
Bupati Lumajang Drs. H. As'at Malik, M.Ag juga sempat terjun langsung ke lokasi banjir. Bupati juga menyerahkan bantuan sembako pada warga korban banjir. (fit)

0 komentar: