Banyuwangi, Motim - Ketua Pengkab IPSI Banyuwangi I Made Cahyana Negara, mengunjungi tempat penginapan pesilat yang mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Antarpelajar Se- Wilayah Banyuwangi yang berakhir Sabtu (27/12) kemarin. Made didampingi beberapa pengurus IPSI dan anggota DPRD Banyuwangi.
Rombongan pertama mendatangi dan melihat langsung kondisi penginapan pesilat Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang ada di kawasan GOR Tawangalun. Setelah melihat kondisi yang ada, tokoh asal Ketapang itu merasa prihatin dan trenyuh serta menjadikan hal tersebut sebagai bahan pemikiran untuk mencarikan solusi.
"Melihat kondisi yang ada kami prihatin, khususnya bagi pesilat yang agak jauh dari kota Banyuwangi mereka harus tidur di lantai. Logikanya masa orang mau bertanding fasilitanya sangat minim kan kondisinya tidak fit. Itu menjadi bahan pemikiran bagi kita untuk menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai," ujarnya.
Selanjutnya dia bersama sebagian pengurus IPSI dan beberapa anggota dewan menyempatkan melihat base camp pesilat Persatuan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman dan Damai (Persinas Asad) di Lingkungan Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah.
Selain memberikan motivasi kepada pesilat, dalam kesempatan tersebut rombongan ketua IPSI juga melihat langsung dapur umum, kamar mandi, tempat tidur dan fasilitas pendukung yang disiapkan pengurus Asad secara sederhana.
Alumni SMA Negeri 1 Giri itu, menuturkan dengan kemauan dan semangat yang tinggi, keterbatasan yang ada ternyata tidak menjadi halangan bagi pesilat Persinas Asad untuk mengukir prestasi.
"Bagi yang mampu menjadi juara jangan cepat merasa puas, terus disiplin berlatih keras untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. Gantungkan cita-cita setinggi langit. Bagi yang belum berhasil jangan putus asa masih ada pada kesempatan dan kejuaraan silat yang lain," jelas Made.
Pria yang saat ini menjabat Ketua DPRD Banyuwangi itu menyatakan kekagumannya terhadap jiwa gotong royong, kerukunan kekompakan dan kerja sama yang baik jajaran pengurus Asad dalam memberikan dukungan terhadap pesilat agar tampil optimal.
Dia berharap ke depan akan muncul pesilat Asad Banyuwangi yang mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Helmy Subchan, Ketua Persinas Asad Banyuwangi, menyatakan kehadiran Ketua IPSI bersama sebagian pengurus ke base camp pesilat merupakan yang pertama kali dilakukan selama beberapa tahun mengikuti kejuaraan silat di Banyuwangi.
“Kunjungan dan kehadiran jajaran pengurus Ipsi Banyuwangi di penginapan pesilat Asad merupakan kehormatan dan sanjunan bagi kami. Mudah-mudahan kedatangan ketua Ipsi menjadi tambahan motivasi bagi pengurus untuk lebih giat melakukan pembinaan dan peningkatan prestasi pesilat Asad secara khusus dan Ipsi Banyuwangi umumnya," ujar pria asal Bangorejo itu.
Lebih lanjut dia menambahkan sampai saat ini Persinas Asad mampu memberikan kontribusi yang cukup bagi tim silat kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim bahkan bagi Indonesia.
Beberapa prestasi yang diraih oleh pesilat Asad Banyuwangi antara lain; Juara Festival Internasional Pencak Silat di Padang Sumatera Barat atas nama pasangan Restu Yoni Cahaya / Arif Tri Prasetyo pada bulan November 2016 dan Juara satu kategori beregu putra dalam Pekan Olahraga Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) di provinsi Gorontalo atas nama Hasan, Husen dan Hafid.(nur)



0 komentar: