Kamis, 29 Maret 2018

Makam Raja Pasuruan Darmojudo I Terbengkalai

SHARE
Pasuruan MotimNews. Pemerintah Kabupaten Pasuruan dinilai kurang peka terhadap pelestarian situs sejarah makam Raja Pasuruan, Ki Gede Darmoyudo I di Kelurahan Pojentrek, Mancilan Kota Pasuruan.

Sejarawan yang juga ketua Paguyuban Tosan Aji Pasuruan, Rahmad Tjahjono mengungkapkan, keberadaan makam tersebut terancam hancur akibat digerus akar pohon bambu, makam itu juga sudah mulai miring karena Makam yang ada disamping sungai tersebut tanahnya mulai longsor sehingga sudah menghilangkan keindahan situs purbakala tersebut.

     “Akar pohon bambu sudah masuk ke dalam makam raja serta terus menerjang bangunan makam, akibatnya sebagian bangunan terlihat sudah mulai rusak. Selain itu lumut yang terus menutupi makam sudah merusak batu nisan sehingga tulisan  yang ada  tersebut sudah hilang,” kata Rahmad Tjahjono.

Menurutnya, kurangnya perhatian yang  diberikan oleh Pemkab Pasuruan,  sangat disayangkan.Seharusnya, sambung Rahmad Tjahjono, Makam Raja Darmoyudo pertama yang merupakan tokoh pejuang melawan penjajah kolonial Belanda zaman dulu, harus mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah untuk menjaga dan menjamin kelestariannya, sehingga peninggalan sejarah itu bisa menjadi bukti sejarah pada generasi penerus bangsa ke depannya.
     “Makam Raja Darmoyudo l ini merupakan salah satu cagar budaya bernilai sejarah peninggalan zaman dulu di Pasuruan," lanjut Tjahjono.

Rahmad Tjahjono menegaskan, jika Pemkab Pasuruan ataupun Pemkot Pasuruan melalui masing masing dinas terkait tidak mampu lagi menjaga kelestarian benda peninggalan sejarah tersebut, maka pihaknya meminta supaya pengelolaan Makam Raja diserahkan kepada Paguyuban yang mereka miliki.
     “Jika Pemkab Pasuruan dan Pemkot Pasuruan tidak mampu lagi melestarikannya, maka kami meminta supaya pengelolaan makam tersebut diserahkan kepada kami. Kami sanggup melestarikan makam tersebut dengan baik seperti masyarakat harapkan," punkasnya.(ko/sk)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: