Lumajang, Motim - Ketiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil
bupati mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi secara singkat usai
pengundian nomor urut di Hall Hotel Prima, Selasa (13/2). Secara umum ketiganya
mengusung misi yang sama, yakni memaksimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA)
yang ada di Lumajang saat ini.
Sebagai calon nomor urut satu, Thoriqul Haq
menyampaikan, dirinya ingin memaksimalkan potensi yang ada di Lumajang.
Utamanya untuk potensi alamnya. Ia menyebut potensi yang ada begitu besar.
Jadi, jika dimaksimalkan, dapat bermanfaat betul bagi masyarakat.
"Masyarakat Lumajang harus merasakan
manfaatnya" kata Thoriqul Haq.
Lanjutnya, potensi yang ada harus dikelolah
dengan membuat inovasi yang tepat. Apalagi saat ini masyarakat dibebani dengan
biaya hidup yang berat. "Tarif listrik mahal, harga kebutuhan mahal, maka
dari itu harus ada inovasi untuk mengurangi beban masyarakat," katanya.
Kemudian, As'at Malik yang mendapat nomor urut
dua, mengungkapkan, selama ini potensi SDA di Lumajang sudah maksimal. Dan akan
lebih dimaksimalkan. Dari tambang pasir misalnya, pajak yang didapat makin
besar.
"Tambang sudah dimaksimalkan. Pajak sudah
banyak didapat," jelasnya. Ia menegaskan, cara yang tepat untuk
mekasimalkan potensi yang ada dengan kebersamaan dan guyub rukun. Semua pihak
dan masyarakat dilibatkan untuk mengelolah potensi yang ada.
Sedangkan calon nomor urut 3, H. Rofik
menyampaikan, selain potensi SDM, Ia juga ingin memaksimalkan SDA yang ada.
Namun Rofik menilai selama ini SDA yang ada di Lumajang masih belum dikelolah
dengan maksimal.
“Harus dikelolah dengan baik. Selama ini masib
kurang dikelolah,” kata dia.
Jika SDA yan ada sudah dikelolah dengan baik,
Rofik meyakini masyarakat Lumajang bisa makmu dan berakhlak luhur. “Kalau tidak
makmur bisa jadi tidak aman Lumajang,” tegasnya. (fit)
0 komentar: