Kamis, 15 Februari 2018

Plt Sekda Ingatkan Pentingnya Musrenbangcam

SHARE

Bondowoso, MotimNews, Plt Sekda, Drs. H. Karna Suswandi, MM untuk pertama kalinya hadir di tengah-tengah para peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) sejak diangkat menjadi pelaksana tugas Sekretaris Daerah. Kali ini, Plt Sekda ini memantau langsung para Kepala Desa dan utusan desa di Kecamatan Tamanan antusias menyampaikan usulan-usulan terkait program-program yang  akan menjadi prioritas di desa yang bertempat di Kantor Camat Tamanan, Rabu (14/2) kemarin.

Setelah menghadiri pelaksanaan Musrenbangcam di tempat ini, Karna Suswandi akan memantau langsung pelaksanaan Musrenbangcam di Kecamatan Jambesari Darussolah. Kegiatan ini akan rutin dilakukan beberapa hari ke depan untuk melihat dan memantau langsung proses pelaksanaan Musrenbangcam. Untuk itu, Karna Suswandi meminta para peserta agar mengikuti secara serius dan cermat karena Musrenbangcam merupakan pintu masuk sistem penganggaran pemerintah.

“Para peserta yang datang saya minta agar serius mengikuti karena Musrenbang tingkat kecamatan ini digelar untuk menyelaraskan program-program kegiatan antara program kegiatan yang direncanakan di tingkat desa dengan program kegiatan di SKPD. Hal ini juga menjadi salah satu prosedur untuk memastikan perencanaan pembangunan mengakomodir masukan dan usulan dari bawah,” ujar Plt Sekda, Drs. Karna Suswandi, MM kepada Memo Timur kemarin.

Menurutnya, dalam perencanaan pembangunan harus benar-benar disesuaikan dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat. Mengingat, jika berbicara pembangunan itu orientasinya adalah masyarakat. Oleh karena itu, rencana pembangunan yang dilakukan harus sesuai dengan aspirasi masyarakat . 

“Dan pembangunan itu tidak hanya untuk hari ini tapi juga untuk masa depan. Oleh karena itu, pembangunan ini harus bisa dinikmati bukan hanya oleh masyarakat masa kini tetapi juga untuk anak-anak kita, cucu-cucu kita,” tambahnya.

Ia pun menguraikan  bahwa pada tahun2017 lalu prioritasnya adalah daerah-daerah wisata dan daerah yang berbatasan dengan kabupaten tetangga. Karena, pada daerah-daerah tersebut diharapkan bisa tumbuh pusat ekonomi-ekonomi baru yang ujungnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Dengan terbangunnya daerah luar, maka arus ekonomi akan bertambah, Dengan begitu kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Itu yang akan dilakukan di Bondowoso,” jelasnya.


Karna Suswandi juga menjelaskan, infrastruktur di Bondowoso saat musim hujan banyak yang rusak karena drainase belum terbangun dengan baik. Namun, pihaknya telah melakukan inovasi melalui program jalan berwawasan lingkungan atau yang biasa disebut dengan “Jalan Wali”. Pihaknya mengajak pemuda untuk peduli lingkungan dengan menanam bibit pohon Ayoman di sepanjang jalan ke arah Desa Sumberkemuning.

“Dengan adanya pohon Ayoman, maka serapan air semakin cepat. Tidak terlalu lama menggenang di jalan dan yang paling penting drainasenya. Jika pembangunan hanya untuk ngejar kerusakan, maka pembangunan tidak segera selesai. Makanya saya minta agar Kepala Desa bisa mebangun drainase. Mekanismenya bisa dengan penyerahan aset agar infrastruktur tidak cepat rusak,” tambahnya.

Musrenbangcam ini, lanjut Karna Suswandi, hendaknya menjadi arah penting kemana akan mencapai sebuah tujuan. Kalau sekarang ini visi misi pemerintah adalah terciptanya masyarakat yang beriman, berdaya dan bermartabat secara berkelanjutan, tentu saja untuk bisa selesaikan ini pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan partisipasi masyarakat Bondowoso.

“Kita galakkan gotong royong. Misal, jika ada drainase rusak, kita gotong royong dengan kerja bakti. Bisa juga galakkan Jumat bersih agar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan yang kita galakkan. Sehingg insfratruktur kita, paling tidak mencapai nilai ekonomis yangg kita butuhkan,” sambungnya lagi.

Arah pembangunan di Bondowoso, lanjut Karna Suswandi, adalah pariwisata. Seperti Pujer dengan Almor dan lainnya. Maka insfrastrukturnya harus dituntaskan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Jangan berpikir hari ini. Tapi untuk masa depan anak-anak dan cucu cucu kelak,” pungkasnya. (roy)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: