Minggu, 04 Februari 2018

Rindayu Elsa Putri,Cantik dengan Berhijab

SHARE
Sidoarjo, Motim - Rindayu Elsa Putri, perempuan asal Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo ini memiliki senyum kharismatik dengan ciri khas gigi gingsul di sebelah kanan bagian atas, senyum itu tak jarang membuat kaum Adam patah hati karena menaruh simpatik kepadanya.

Selain memiliki senyuman yang berciri khas, perempuan kelahiran bulan April 1995 ini juga memiliki wajah yang cantik. Siapapun yang melihatnya pasti berusaha menggoda. Ketika mampir di kedai durian, sang pemilik kedai mengatakan wajahnya manis seperti manisnya durian.

"Mari di cicipi duriannya, ini rasanya manis seperti mbaknya," kata si pemilik kedai buah durian.

Rindayu Elsa Putri yang dipanggil Elsa itu memilih menjadi karyawati di dunia pertokoan dan perdagangan. Karir yang hampir dua tahun ia geluti di salah satu toko industri kerajinan kulit terbesar di Tanggulangin Sidoarjo. Meski begitu, ia tidak pernah mengeluh dengan kesibukan yang ia jalani sekarang, bahkan ia lebih bersukur dengan profesinya yang saat ini.

"Dulu saya pernah bekerja di perusahaan besar, meski gajinya besar saya tidak betah. Saya lebih bersyukur dengan pekerjaan yang sekarang ini," kenangnya.

Dengan kesibukan yang sekarang ini, tidak pernah menyurutkan niatnya untuk tetap menjalankan ibadah, seperti sholat maupun puasa. Dalam kesehariannya pun, ia sekarang selalu mengenakan pakaian hijab, tidak seperti pada masa remajanya dulu yang hanya dikenakan waktu di sekolah saja.
Ia menceritakan, setelah usianya beranjak dewasa, saat itulah ia memilih untuk tidak pernah melepas hijabnya lagi.

"Dulu waktu sekolah ya berhijab, tapi di luar jam sekolah ya tidak. Sejak lulus sekolah, barulah tiap hari kemana-mana harus pakai hijab, karena sebagai seorang Islam itu wajib," katanya.

Perempuan yang kesehariannya berhijab itu juga berkeinginan untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Ia adalah anak bungsu adik dari saudaranya laki-laki. Kehidupan keluarga yang dialaminya cukuplah harmonis.

"Saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya, salah satunya adalah patuh dengan apa yang di inginkan oleh keduanya," tutup perempuan, yang juga akrap dipanggil Jiul itu. (slamet wibowo)




SHARE

Author: verified_user

0 komentar: