Kamis, 15 Februari 2018

MUSREMBANG KECAMATAN SUBOH Usulkan Pembangunan Jembatan Limpas dan Pengembangan Pantai Bibir

SHARE

Situbondo, MotimNews. Untuk memfasilitasi dan menyampaikan aspirasi masyarakat Kecamatan Suboh terkait rencana pembangunan daerah baik jangka panjang (RPJPD), jangka menengah (RPJMD) maupun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kecamatan Subuh telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Musrembang yang digelar di Aula Kecamatan Suboh, Selasa (13/2), diantaranya dihadiri oleh Ketua DPRD Situbondo H Bashori Shanhaji, anggota DPRD Fraksi Golkar dari Dapil V Siswo Pranoto, Tim dari Bappeda Kabupaten Situbondo, Forkopimka Suboh, berikut perwakilan sejumlah Kepala UPTD, Kepala Desa bersama delegasi setiap desa, dan tokoh masyarakat/agama menjadi menarik perhatian ketika masuk dalam pembahasan Musrenbang.

Pantauan Motim, dalam Musrembang tersebut yang menarik saat mencermati usulan program rencana pembangunan oleh delegasi dari Desa Gunung Malang dan Desa Ketah.

Delegasi dari Desa Gunung Malang mengusulkan di atas Sungai Deluang agar dibangun jembatan limpas. Menurut mereka, untuk menuju Kota Kecamatan dan Kota Kabupaten, satu-satunya jalur terdekat adalah lewat Desa Mojodungkol dengan cara menyeberangi Sungai Deluang.

Ketua LPM Desa Gunung Malang, Basri mengatakan, setiap kali musim hujan, warga di Dusun Taker yang jumlah mencapai ratusan jiwa itu terisolir. Padahal mereka sudah cukup lama mendambakan jalur penghubung dengan menyeberangi sungai yang selama ini digunakan warga melalui Desa Mojodungkol itu bisa dibangun jembatan limpas.

"Jika dibangun jembatan limpas, tentunya baik warga luar yang mau ke dusun Taker maupun warga setempat mau ke luar daerah akan lebih mudah. Sehingga jika ada urusan yang menyangkut bidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, atau ekonomi usaha akan lebih lancar," ungkap Basri.

Menurut Basri, warga Dusun Taker berharap, pemerintah terkait bisa mewujudkan adanya pembangunan jembatan sebagai penghubung antar dusun dan antar desa tersebut.
"Sudah diusulkan beberapa kali di setiap acara Musrembang Kecamatan. Tapi hingga saat ini belum terwujud," tandasnya.

Sedangkan usulan yang menarik lainnya adalah usulan delegasi dari Desa Ketah. Menurut mereka, Desa Ketah memiliki potensi destinasi yang layak diperjuangkan untuk pengembangan dan pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Situbondo.

"Destinasi unggulan dan perlu dikembangkan di Desa Ketah adalah Pantai Bibir dan di Pantai Bibir konon dulunya adalah pelabuhan dan terdapat situs sejarah peninggalan Patih Gajah Mada. Apalagi kita menghadapi kunjungan wisata 2019," beber Kades Ketah, Erwin.

Sekretaris Camat Subuh, Saiful Khodri mengatakan, setelah digelar musrenbang tingkat desa, berbagai aspirasi masyarakat dari delapan desa telah dicatat serta diusulkan di Musrenbang Kecamatan dan dari hasil Musrenbang di tingkat desa, ada sekitar 30 program usulan dari 3 bidang yang telah diajukan oleh warga masyarakat untuk dirumuskan menjadi skala prioritas dalam pembangunan yang akan dilaksanakan 2019 mendatang.

"Usulan tersebut, diantaranya pembangunan jembatan limpas di Sungai Deluang yang menuju Dusun Taker melalui Desa Mojodungkol dan pengembangan destinasi Pantai Bibir di Desa Ketah,” ucapnya. 

Camat Subuh Suprapto berharap, dalam pelaksanaannya Musrembang bisa berkualitas, efektif, efesien, transparan dan akuntabel, serta sesuai dengan rencana program pembangunan Pemkab.

"Sinergitas dan koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan dengan melibatkan komponen masyarakat itu sangat berperan penting demi mewujudkan pembangunan di Kecamatan Suboh," terangnya. (kim/fin)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: