Situbondo, Motim. Aksi pencurian hewan (Curwan) sapi yang dilakukan oleh sekawanan pelaku terjadi di Situbondo. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Jaadi (58), warga Dusun/Desa Paowan RT 03 RW 01, Kecamatan Panarukan. Dalam laporannya di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Panarukan korban mengaku, bahwa sapi limousin miliknya yang masih berumur tiga bulan itu digasak sekawanan pencuri.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 pagi. Sapi limousin jenis laki-laki usia tiga bulan dengan ciri-ciri warna merah dan putih dibagian kepalanya yang dipelihara oleh tetangganya, Nurhadi (42) warga setempat, tiba-tiba di dibawa kabur oleh empat orang pelaku dengan mengendarai sebuah mobil. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta dan langsung melaporkan ke Mapolsek Panarukan.
Keterangan Memo Timur menyebutkan, sebelum melancarkan aksinya, empat kawanan pencuri yang mengendarai sebuah mobil jenis Xenia nopol AG 556 RG itu sempat memutar kendaraannya di sebelah timur rumah Nurhadi dan berhenti didepan kandangnya. Tanpa curiga, Nurhadi yang akan menunaikan sholat subuh itu terus memperhatikan mobil yang tiba-tiba pengemudinya membunyikan klaksonnya.
Saat itu juga, tiga pria langsung turun dari mobil menuju ke kandang sapi. Anak sapi jenis limousin tersebut kemudian digendong dan langsung dimasukkan kedalam mobil. Melihat kejadian tersebut, Nurhadi berlari sambil berteriak maling-maling. Namun situasi yang sedang sepi karena banyak warga ke masjid, pelaku berhasil kabur.
Kapolsek Panarukan, AKP Didik Rudiyanto melalui Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan ada laporan tindak pidana curwan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pelaku.
“Laporannya sudah kita terima, sebagai bahan penyelidikan, petugas sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Selain itu, juga berkoordinasi dengan tim buser untuk melakukan pengejaran. Mudah-mudahan segera terungkap,” kata mantan Kanit Tipidkor Polres Situbondo.(gik)

0 komentar: