Sidoarjo, Motim. Malik (44), warga Simo Magersari Pasar Kelurahan Simomulyo Suko Manunggal Surabaya, Kamis malam (08/02), ditemukan tewas diatas jok, belakang kemudi truk yang ia sopiri. Korban pertama kali, ditemukan Hadi (28), di jok truk Mitsubishi Nopol L 9557 VW yang mengangkut minuman air mineral tepatnya di pinggir jalan tol km 36.800 Porong menuju Surabaya di kawasan Kelurahan Siring, Porong.
Hadi (28), kondektur bus Akas, yang pertama kali mengetahui korban meninggal dunia. Waktu itu Hadi sedang menunggu bantuan dikarenakan bus nya mengalami kerusakan mesin (mogok) dan parkir di pinggir jalan tol km 36.800. Tepat berada di depan truk boks Mitsubishi korban. Saat menunggu bantuan, perut Hadi terasa sakit dan Hadi langsung mencari sungai untuk buang air besar.
"Yang pertama mengetahui korban meninggal adalah Hadi, saat selesai buang air besar," terang Kompol Adrial
Merasa curiga dan penasaran, truk boks yang bermuatan air meniral tersebut dihampirinya. Betapa kaget Ia melihat dari jendela truk, mendapati sopir tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa. Seketika temuan tersebut, langsung dilaporkan ke petugas tol kemudian dilaporkan ke Polsek Porong untuk ditindak lanjuti.
Kapolsek Porong, Kompol Adrial mengatakan, Jenazah dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, untuk dilakukan visum sambil menunggu pihak keluarga korban datang. Dari hasil visum, ditubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan maupun bekas luka penganiayaan.
"Diduga korban, mengalami sakit jantung sehingga korban meninggal dunia," ucapnya.
Anggota Polsek Porong bersama tim Inafis Polres Sidoarjo memeriksa korban di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Korban meninggal perkiraan tidak sampai 3 jam yang lalu sebelum ditemukan saksi Hadi.
"Tubuh korban masih dalam keadaan lemas, hanya tangan kanan nampak kaku," pungkas Kompol Adrial. (ags/jum)

0 komentar: