Sabtu, 10 Februari 2018

Ban Pecah, Grand Max Terguling

SHARE
Situbondo, Motim . Sebuah minibus dikemudikan Muhlis (35) warga Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki terguling di Jalur Pantura Desa Selimuti, Kecamatan Mlandingan, Jumat (9/2). 
Kecelakaan tunggal tersebut dipicu ban belakang sebelah kiri pecah hingga membuat minibus jenis Daihatsu Grand Max bernopol B 1915 BZA ini terguling. 
Pantauan di lokasi, tampak anggota polisi dari Pos Lantas Pasir Putih mengatur arus kendaraan baik yang datang dari timur maupun barat. Posisi mobil sudah tidak terguling dan berada di pinggir jalan dengan kondisi rusak parah. Kaca bagian depan dan ban belakang sebelah kiri pecah, serta atap mobil rusak. 
Informasi terhimpun, mobil yang dikemudikan oleh Muhlis melaju dengan kecepatan sedang dan selalu berada di jalur kiri arah Situbondo – Besuki. Namun ketika tiba di lokasi kejadian, terdengar bunyi letusan ban. 
Kemudian laju kendaraan tersebut oleng lantaran salah satu ban belakang mobil meletus. Akibatnya, sopir tak mampu menguasai kemudi mobil hingga akhirnya mobil terguling sampai ke jalur jalan sebelah kanan. 
Beruntung, ketika minibus itu terguling, yakni sekitar pukul 06.00 WIB, kondisi jalan dalam keadaan masih sepi. Sehingga tidak terjadi tabrakan dengan kendaraan lainnya.
Saya bersama istri, anak dan ponakan dari Situbondo mau pulang ke rumah di Widoropayung. Tapi saat tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba ban pecah sehingga stir oleng kemudian mobil terguling dan kejadiannya sekitar jam 6 pagi. Alhamdulilah keluarga selamat. Istri dan ponakan saya mengalami luka ringan,” terang Muhlis, saat di lokasi kejadian. (kim/fin)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: