Bondowoso, Motim
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Hidayat, melatik pengurus Majelis Pembimbing (Mabi), Kwantir dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Ranting gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) cabang Bondowoso di lima kecamatan, Selasa (9/1). Pelantikan dilakukan di Pendopo Kabupaten Bondowoso.
Pengurus yang dilantik di Lima Kecamatan yaitu Kecamatan Taman Krocok, Tapen, Pujer, Botolinggo dan Kecamatan Pakem. Kepengurusan 10 Satuan karya pramuka meliputi Saka Bhakti Husada, Kencana, Bhayangkara, Taruna Bumi, Wana Bakti, Girgantara, Kalpataru, Ariwusada, Wira Kartika, Widya Budaya Bakti dan Sako Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kwartir cabang gerakan Pramuka Bondowoso.
Usai pelantikan, Hidayat, saat dikonfirmasi mengatakan, pada tahun 2017 kabupaten Bondowoso telah selesai melaksanakan serangkaian kegiatan pembentukan pengurus sebanyak 23 Kecamatan yang masih belum terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Saya ingin menegaskan dengan bergandengan tangan, merapatkan barisan seraya berkometmen bersama untuk mengawal pendidikan karakter generasi muda Bondowoso melalui gerakan Pramuka,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak pengurus di tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan yang telah berhasil melaksanakan kepengurusan yang terbaru.
“Acara ini semata-mata adalah untuk menjalankan amanah bahwa Pramuka adalah senantiasa ingin mengantarkan anak-anak kita menuju kedepan yang lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut Hidayat menegaskan, gerakan Pramuka sebagai kelanjutan dan pembaharuan gerakan nasional dibentuk atas dorongan kesadaran bertanggung jawab terhadap kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Tugas Pokok Gerakan Pramuka adalah menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas-tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik yang sanggup bertanggung jawab dan mampu membina serta mengisi kemerdekaan nasional.
”Dengan struktur organisasi yang sudah dilantik, Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan di Indonesia dapat menyusun dan menata organisasi gerakan pramuka dari tingkat Nasional, Daerah, Cabang, Ranting, sampai ke Gugusdepan. Sehingga organisasi dapat berjalan secara efektif,” urainya.
Hidayat menambahkan, struktur organisasi gerakan Pramuka diatur dalam keputusan Kwartir Nasional gerakan Pramuka Nomor 220 Tahun 2007 tentang Petunjuk penyelenggaraan pokok-pokok organisasi gerakan Pramuka yang harus mempunyai jiwa semangat dan jiwa Korsa.
Hidayat berharap acara pelantikan ke depannya tidak hanya sekedar pengurus. Baik itu camat, sekcam dan Kepala dinas agar di kecamatan semakin kompotitif dan bekerja keras tentang tugas pokok dan fungsi Gerakan Pramuka, pembagian tugas dan tanggung jawab, musyawarah, dan garis hubungan dalam organisasi Gerakan Pramuka.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso, Dra. Hj. Endang Hardiyanti M.M, mengucap syukur atas terlaksananya pelantikan dirinya sebagai Saka Widya Budaya Bakti.
“Sebelum pelantikan kita sudah memulai beberapa kegiatan yaitu kursus Pamong Saka yang dimaksud Saka ada beberapa Krida. Mudah-mudahan setelah pelantikan ini kita segera melakukan tugas-tugas gerakan Pramuka,” katanya.
Menurut dia, Pramuka saat ini sudah ditetapkan menjadi kewajiban ektrakurikuler di tiap lembaga Pendidikan. Pastinya, lanjut Endang, Pramuka adalah pembinaan bagi kaum muda agar disiplin dan mempunyai rasa tanggungjawab kepada Negara khususnya Kabupaten Bondowoso. (cw3)
0 komentar: