Rabu, 10 Januari 2018

Bondowoso Lepas dari Status Daerah Tertinggal

SHARE

Bondowoso, Motim
Di hadapan ratusan pengurus Pramuka Bondowoso Drs. H. Hidayat Msi, mengumumkan bahwa Kabupaten Bondowoso telah berhasil keluar dari daerah tertinggal. Dari jumlah 122 Kabupaten/kota Bondowoso sudah diurutan nomor 5 dan tahun 2018 keluar dari daerah tertinggal.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. Hidayat MSi mengatakan dalam tatakelola keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso selama Lima tahun berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Keberhasilan lainnya yaitu melakukan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) mulai dari penilaian C langsung BB. Hal ini sangat tidak mudah dan semua ini hasil dari kerja keras dari jajaran ASN Bondowoso,” ujarnya.

Sedangkan di sisi yang lainnya, lanjut H. Hidayat indek pembangunan manusia sudah tidak kalah dengan Kabupaten tetangga. Bahkan, Kabupaten Bondowoso sudah di urutan 31 dan melampaui Kabupaten Jember.

Sambung dia, dalam pembengunan yang lain dari hasil evaluasi Kementerian Desa (Kemendesa), setiap tahun Kabupaten Bondowoso banyak mendapatkan prestasi. Hasil dari komunikasi yang baik antara Legeslatif dan eksekutif.

“Jika dilihat di provinsi Jawa Timur penetapan APBD pada tanggal 10 November. Tapi kabupaten Bondowoso diurutan nomor Satu se-Jatim. Karena 10 November penetapan APBD Bondowoso sudah selesai.

“Ini semua adalah hasil karya kita bersama, tidak semata-mata karena kemampuan kepemimpinan baik itu bapak bupati dan yang lainnya. Sekali lagi ini hasil dari kebersamaan kita,” tegasnya.

Meski demikian, dia optimis pada tahun 2018 Bondowoso bisa keluar dari status daerah tertinggal. Serta terus melakukan perbaikan-perbaikan agar Bondowoso kedepan semakin baik dan sejahtera.
“Saya optimis kemarin kadatangan dari Dirjen Kementerian Desa yang sudah melakukan surve dari 122 Kabupaten Kota se Indonesia yang menjadi daerah tertinggal. Dia (Kemendesa red) mengatakan Bondowoso sudah di urutan 5 dimaksud 10 persennya saja sudah 12,” ujarnya.

Terakhir, karakteristik daerah Bondowoso lepas dari daerah tertinggal dengan indikator utama persentase pendidikan, sarana dan prasarana, Puskesmas dan Pelayanan pada masyarakat.
“Kita mengatakan telah berhasil tentunya melihat kiri-kanan dan dilihat oleh pemerintah pusat telah berhasil. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kekurangan itu masih ada, maka dari itu kita akan terus membangun kedepan Bondowoso itu lebih baik lagi. (cw3)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: