Lumajang, Motim
Kurang waspada, sepeda motor honda Supra 125 Nopol N 6764 ZE
yang dikendarai oleh Riami (37) berboncengan dengan Jiatun (55), keduanya warga
Dusun Wonomerto, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh, terlibat kecelakaan
dengan kendaraan Pick Up Boks L 300 Nopol AG 8028 AE yang dikemudikan Nurul
Yakin (29), warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Probolinggo.
Akibat kecelakaan itu penumpang sepeda motor bernama Jiatun
meninggal dunia setelah terlempar dari atas motornya diduga terbentur tembok
pembatas jalan. Sedang Riami, mengalami luka ringan pada kaki dan tangannya.
“Kecelakaan itu terjadi di jalan Soekarno Hatta, Desa
Kuterenon, Kecamatan Sukodono, Senin (22/1) sekira pukul 10.00 Wib,”tutur
penyidik unit laka Sat Lantas Polres Lumajang Bripka Suprastyanto, SH kepada
Memo Timur.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kecelakaan terjadi
bermula saat sepeda motor Honda Supra itu berjalan dari arah utara ke selatan.
Kurang waspada dan melawan arus, bersamaan dari arah selatan ke utara berjalan
kendaraan pikap jenis boks dan terjadilah tabrakan.
Beruntung, pihaknya segera tiba dilokasi langsung melakukan
pengaturan arus dibantu oleh personil Polsek Sukodono. Beberapa menit kemudian
arus Lalu Lintas kembali normal seperti biasanya.”Arus Lalu Lintas sempat
terganggu,”ungkapnya.
Usai mengevakuasi mayat korban menuju kamar mayat Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto, pihaknya terus mengevakuasi bangkai motor
dan L 300 menuju kantor Sat Lantas di jalan Gatot Subroto untuk diamankan.
”Sopir pikap L 300 Boks juga kami amankan, guna mempermudah
proses pemeriksaan selanjutnya,”pungkas Suprastyanto.(cho)

0 komentar: