Sabtu, 20 Januari 2018

Kenalkan Produk Lokal, Pemerintah Gelar Pameran Ekonomi Kreatif

SHARE


Situbondo, Motim
Upaya agar produk-produk unggulan lokal Situbondo bisa lebih dikenal luas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial (Sosial) menggelar pameran 'Ekonomi Keratif 2018', yang ditempatkan di halaman Dinsos dimulai sejak Jumat (19/1).

Acara tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati, Yoyok Mulyadi. Dalam kesempatan itu, Yoyok menyampaikan jika ekonomi kreatif hasil karya masyarakat lokal wajib untuk diperjuangkan keberadaannya.

"Saya membeli produk unggulan di setiap stan milik pelaku ekonomi kreatif binaan Dinas Sosial ini, untuk menghargai karya dan produk mereka. Khususnya karya insan difabel," ujar Yoyok.

Dirinya mengaku bangga terhadap karya yang dihasilkan oleh penderita difabel ini, menurutnya dengan kekurangan fisik ternyata tidak membuat seseorang untuk tidak berbuat, bahkan bisa menghasilkan uang.



"Dengan keterbatasan, insan disabilitas mampu menciptakan karya-karya yang memiliki nilai ekonomi dan itu patut dihargai. Rencananya pemerintah akan membantu pemasaran hasil karya dan produk pelaku ekonomi kreatif secara digital atau melalui daring (dalam jaringan)," tambah Wabup Yoyok lagi.

Dengan pemasaran sistem digital, sambung Yoyok, merupakan upaya peka jaman yang sangat perlu dilakukan. Apalagi, adanya pasar konfensional saat ini yang melesu lantaran banyaknya pejualan sistem online, menjadi sebuah bukti jika sistem daring perlu segera dilakukan.

"Kita yang harus memulainya, agar karya pelaku ekonomi kreatif ini bisa dikenal masyarakat luar. Dan tentunya dengan dilaksanakannya pameran ini kami sangat mengapresiasi Dinas Sosial," tutupnya.



Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Lutfi Joko Prihatin mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Pameran Ekonomi Kreatif yang pertama kali ini, juga menjadi fasilitas bagi pelaku ekonomi kreatif di Situbondo untuk memamerkan karya-karya unggulan mereka.

"Pameran ini salah satu tujuannya, untuk memberdayakan pelaku ekonomi kreatif agar tidak hanya terkesan memberikan bantuan saja, akan tetapi sebagai wujud nyata dari pemerintah membantu masyarakat mengembangkan karya dan produknya," katanya.

Ia menambahkan, pameran tersebut menampilkan karya dan produk unggulan binaan Dinas Sosial diantaranya, usaha ekonomi produktif (UEP), PKH, Tagana, karang taruna, insan difabel, Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial dan anak-anak telantar.



Pantauan Memo Timur, Wakil Bupati Situbondo memborong sejumlah produk karya pelaku ekonomi kreatif dari insan difabel, yang berupa dompet dan tempat telepon genggam (HP) serta beberapa produk unggulan pelaku ekonomi kreatif lainnya.

Pelaksanaan Pameran Ekonomi Kreatif 2018 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga terakhir tanggal 21 Januari 2018 mendatang.(fin)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: