Rabu, 17 Januari 2018

Jenazah TKI di Australia Akhirnya Bisa Dibawa Pulang

SHARE
Banyuwangi, Motim
Usai diberitakan terancam tak bisa dipulangkan karena terkendala biaya sebesar US $ 8000 (Rp 108 juta, bukan Rp 8 Juta sebagaimana ditulis kemarin), akhirnya jenazah almarhum Agus Purwako (42), TKI di Australia asal Kabupaten Banyuwangi diinformasikan bisa dipulangkan ke tanah kelahirannya di Dusun Toyomas, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran dalam waktu dekat ini.

Kepastian itu dikatakan Ketua Buruh Migran Banyuwangi (Bumiwangi) Mariatul Qibtiyah, yang merespons cepat kabar duka tersebut.

Kepada wartawan ia mengatakan, jika kendala itu sudah teratasi berkat bantuan dari rekan-rekan korban yang bekerja di Australia dengan cara melakukan penggalangan dana. Dana yang didapat kemudian digunakan seluruhnya untuk membantu biaya tersebut.

"Sudah tidak ada kendala. Semua sudah teratasi," kata ketua Bumiwangi, Selasa (15/01).

Menurutnya, kendala biaya pemulangan jenazah keselurahannya mencapai Rp 125 juta. Saat itu pihak keluarga tidak memiliki dana sebesar itu. Hingga jenazah almarhum tertahan di salah satu rumah sakit yang berada di Kota Perth Autralia.

"Seluruhnya Rp 125 juta," katanya.

Dari kabar itu, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga. Dia menyarankan pihak keluarga segera melaporkan kabar duka itu ke pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi dan Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Kabupaten Banyuwangi, supaya pemerintah dapat membantu proses pemulangan jenazah almarhum.

"TKI legal maupun ilegal, jika identitasnya warga Banyuwangi, pasti dibantu negara melalui dinas terkait. Yang jelas kendala itu sudah teratasi, tinggal proses pemulangannya saja. Semoga almarhum bisa segera dipulangkan ke rumah duka," pungkas Ketua Bumiwangi, yang juga wakil rakyat dari fraksi PKB ini.

Agus Purwako dinyatakan meninggal dunia di Perth, Selasa (09/01), di salah satu rumah sakit di Ibu Kota Australia Barat, usai dirawat selama delapan hari akibat kecelakaan. Kendaraan TKI ini dikabarkan menabrak pohon di pinggir jalan raya saat perjalanan bekerja di perkebunan.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Dari kabar duka ini pihak keluarga berharap, jenazah Agus Purwako bisa segera dipulangkan supaya bisa segera bisa dikebumikan di tanah kelahirannya. (yud)



SHARE

Author: verified_user

0 komentar: