Bondowoso - Salah satu wisata arung jeram (Rafting) yang ada di Desa/Kecamatan Tlogosari menelan korban. Siswi MTs At Taqwa, Putri Adelia, terbawa arus dan akhirnya ditemukan meninggal. Peristiwa ini terjadi lantaran debit air yang meningkat secara mendadak.
Hendrik, warga Tlogosari kepada Motim mengatakan, debit air yang sangat besar dikarenakan terjadinya hujan deras di daerah hulu. Akhirnya arus sungai di desa Tlogosari naik secara tiba-tiba.
Saat itu, korban bersama teman – temannya sedang bermian tubing, yakni meluncur di sungai menggunakan ban dalam kendaraan.
"Awalnya ada tiga korban yang terseret arus sungai yang berada di Desa Tlogosari Kecamatan Tlogosari. Namun setelah diadakan pencarian dua siswi ditemukan dengan kondisi selamat,” kata Hendrik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Winarno mengatakan, peristiwa yang menimpa Putri Adelia terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka sebelumnya datang dengan rombongan ibu-ibu dari MTs At-Taqwa Bondowoso sebanyak 28 orang. Rombongan tersebut dengan niat berwisata di air Arung Jeram Tubing di Sungai Tlogosari Kecamatan Tlogosari.
Setelah sampai di lokasi, delapan orang bermain tubing dipandu pihak penyelenggara wisata arung Jeram. Sekitar 30 menit kemudian air datang secara tiba-tiba. Sehingga tiga siswi terhanyut beserta satu orang pemandu.
“Dua orang siswi ditemukan serta dinyatakan kondisinya dalam keadaan selamat. Sedangkan Putri Adelia hilang terseret debit air sungai yang besar,” tutur Winarno. (cw3)

0 komentar: