Sidoarjo,
Motim. Warga
Sidoarjo yang bertempat tinggal di 5 Kecamatan, yakni Krian, Taman, Sukodono,
Gedangan dan Waru, bingung dan cemas. Pasalnya, Senin malam (6/8) sekitar pukul
20.00 WIB, warga di 5 kecamatan tersebut mencium
bau elpiji yang menyengat. Dan banyak warga yang mencari tahu darimana sumber
bau elpiji yang menyengat hidung tersebut, hingga Selasa dini hari, bau elpiji
tersebut mulai tak tercium. Namun Selasa pagi (7/8) teka-teki bau elpiji mulai terjawab, ternyata
bau elpiji tersebut berasal dari limbah yang dibuang oleh orang tak bertanggung
jawab pada lahan kosong di kawasan Desa Punokawan, Kecamatan Krian, Sidoarjo.
Bau
menyengat tersebut diduga limbah sisa hasil produksi yang dibuang pada malam
hari untuk menghindari warga atau petugas. Pelaku pembuang adalah orang tak
bertanggung jawab, di buang pada lahan kosong kawasan Desa Punokawan, Kecamatan
Krian, Sidoarjo tepat didekat Bypass Krian. Akibat dari limbah pembuangan
limbah yang sembarangan tersebut, bau tak sedap seperti bau gas LPG menyengat
hingga tercium masyarakat diberbagai kecamatan di wilayah Sidoarjo.
Kapolsek
Krian Kompol Saibani mengatakan, pihaknya berhasil mencari sumber bau tersebut
setelah melakukan patroli di wilayah hukumnya sejak Senin (6/8) malam. Bau
tersebut akhirnya diketahui berasal dari limbah yang dibuang di sebuah tanah
kosong yang dijadikan tempat parkir truk.
"Ternyata
sumbernya bukan bau dari gas LPG atau pipa gas bocor, tapi limbah berbentuk
cair yang dibuang oleh orang yang tak bertanggung jawab dilahan kosong
dipojokan simpang empat depan pabrik Pokphan," kata Kompol Saibani kepada
wartawan, Selasa (7/8) kemarin.
Untuk
menindaklanjuti keluhan warga, dan sekaligus mengamankan barang bukti dan
lokasi, guna proses penyelidikan lebih lanjut, beberapa petugas Polsek Krian yang
berada di TKP langsung melakukan pemasangan garis polisi (police line).
"Sudah kami pasang garis polisi sekarang.
Sepertinya orang yang membuang itu mencuri-curi waktu, diperkirakan malam
hari," terangnya.
Dia
mengungkapkan, bau itu berasal dari limbah cair. Diduga bau tersebut menyebar
luas sampai ke beberapa daerah dikawasan Sidoarjo karena terbawa hembus angin.
"Iya,
kemarin infonya menyengat sampai Sidorejo, Keboharan bahkan masyarakat yang
dari kecamatan lain juga mencium bau itu," terangnya.
Sekedar
diketahui, masyarakat di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo
digegerkan dengan adanya bau menyengat seperti bau gas LPG, setelah media sosial ramai memperbincangkan
darimana sumber bau tersebut. (ags/jum)

0 komentar: