Situbondo, Motim. Kasus dugaan tabrak lari terjadi di jalan raya
pantura Situbondo. Kali ini yang menjadi korbannya pengemudi dan penumpang
sepeda motor nopol P 5485 FQ. Dalam insiden tersebut, penumpang motor Rida
Rusfeni (38) asal Kampung Krajan Rt 02 Rw 06, Desa Sumberrejo, Kecamatan
Banyuputih mengalami luka robek pada bagian dahi (LB) dan sejumlah luka lecet.
Sedang pengemudinya, Sucipto (50) asal Kampung
Barat Kebun Rt 03 Rw 02, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan mengalami luka
ringan usai ditabrak truk yang tidak diketahui identitasnya. Selanjutnya, oleh
petugas dua korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke Puskesmas Arjasa
untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30
sore. Saat melaju dari arah barat menuju ke timur dengan motornya, sesampainya
dilokasi kejadian tepatnya di jalan raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa
tiba-tiba sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya mendahului. Diduga
karena terlalu mepet, bodi truk menyenggol kendaraan korban hingga oleng kekiri
dan akhirnya terjatuh. Ironisnya, usai menyenggol truk tersebut tidak berhenti
memberikan pertolongan pada korban. Bahkan diduga langsung kabur karena tidak
ingin berurusan dengan pihak yang berwajib.
Kanit laka lantas Polres Situbondo, Ipda Teguh
Santoso mengatakan, bahwa kejadian tersebut masih dalam penyelidikan dan tidak
diketahui apakah korban terjatuh sendiri atau mmemang tersenggol truk yang
tidak diketahui identitasnya.
“Kami belum bisa memastikan, apa korban
terjatuh sendiri atau kena senggol truk. Sekarang masih dalam penyelidikan.
Untuk kedua korban yang menderita luka-luka sudah kita evakuasi ke Puskesmas
untuk mendapatkan perawatan,”katanya.(gik)
0 komentar: