Lumajang, Motim. SMA/SMK di Lumajang secara serentak mulai melakukan
penggalangan bantuan untuk korban gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Penggalangan dilakukan mulai 8 sampai 15 Agustus mendatang.
Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Lumajang sudah mengeluarkan
surat edaran ke semua sekolah. Para guru maupun siswa/siswi diharapkan
memberikan bantuan, baik itu berupa uang tunai, sembako, pakaian bekas, maupun
obat-obatan.
“Saya harap sekolah sudah mulai melakukan penggalangan,”
kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Lumajang, Drs. Sugiono
Eksantoso, MM pada Memo Timur, Rabu (8/8).
Hasil penggalangan bantuan untuk sementara dikumpulkan di
masing-masing sekolah terlebih dulu. Nantinya pada 15 Agustus mendatang baru
dikumpulkan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Lumajang.
Sugiono menjelaskan, untuk pengiriman hasil penggalangan
bantuan, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak yang bisa menyalurkan bantuan
ke lokasi bencana. Bisa bekerjasama dengan BPBD Lumajang atau koordinasi dengan
lainnya.
“Bagaimanapun cara pengirimannya nanti, yang terbaik
pokoknya untuk sampai pada korban,” jelasnya.
Lanjutnya, upaya penggalangan ini merupakan inisiatif
sendiri dari pihaknya. Dari pihak provinsi tidak ada perintah untuk itu. Tujuannya
tidak lain adalah untuk dapat membantu meringanka beban para korban.
“Kalau ada perintah dari provinsi enak, pengiriman bisa
melaui provinsi,” pungkasnya. (fit)
0 komentar: