Banyuwangi, MotimNews. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap agar para peserta Program Beasiswa dan Budaya Indonesia (BSBI) 2018 yang saat ini di Banyuwangi mampu menjadi
Public Relation (PR) Banyuwangi setelah kembali ke negara mereka.
Menurut dia, terpilihnya Banyuwangi menjadi salah satu kota merupakan kehormatan bagi masyarakat Banyuwangi yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan dan pertumbuhan sektor pariwisata yang luar biasa.
Para peserta yang akan belajar seni budaya Banyuwangi selama tiga bulan nantinya akan menjadi PR bagi Indonesia umumnya dan Banyuwangi secara khusus terkait kekayaan dan keragaman seni budaya, keramahtamahan warga dan keindahan destinasi wisata yang indah untuk didatangi.
Dengan kehadiran peserta BSBI ke Banyuwangi, diharapkan menjadi jembatan bagi pemerintah dan para pengelola sanggar tari untuk lebih inovatif, kreatif dan produktif dalam menyikapi kemajuan dunia pariwisata Banyuwangi.
"Kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat karena memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah pelaksanaan program studi seni budaya bagi mahasiswa asing," jelas Kang Anas.
Sementara dua belas mahasiswa yang datang ke Banyuwangi untuk belajar studi seni budaya selama tiga bulan sebanyak 12 orang yang berasal dari negara Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Cambodia,India, Azerbaijan, Jepang, Bulgaria, Timor Leste, Benin, Fiji dan Indonesia.
Selanjutnya Devdy Risa Kasubdit Politik dan Kemanan Direktorat Diplomasi Publik
Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia mengungkapkan, peserta yang datang ke Banyuwangi merupakan bagian dari
72 mahasiswa yang lolos tahapan seleksi dari sekitar 400 pendaftar di negara yang menjalin kerjasama dengan Indonesia.
Adapun penempatan peserta di Indonesia, menurut dia, selain interes para peserta untuk memilih kabupaten/kota tujuan program yang dilaksanakan, juga didasarkan penilaian Kemenlu RI terkait potensi untuk membantu Indonesia di masa mendatang, minimal bagi warga masyarakat di negara asal peserta BSBI tahun ini. (nur)
0 komentar: