Selasa, 03 April 2018

Sport Tourism Salah Satu Atraksi Andalan Banyuwangi

SHARE
Banyuwangi, MotimNews. Event sport tourism menjadi salah satu atraksi andalan dalam agenda wisata Banyuwangi Festival. Pada tahun 2018, Banyuwangi akan mengawali event olah raga berbalut wisata ini dengan Underwater Festival, yang salah satunya akan menampilkan Gandrung Menari di dasar laut.

Festival bawah laut ini akan digelar di salah satu destinasi bahari favorit di Banyuwangi, yakni Bangsring Underwater, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. Festival akan berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (4-6 April 2018). 

Terdapat beragam even unik yang akan mewarnai even ini. Mulai dari "Nemo Dancing" (pengamatan ikan Nemo selama 48 jam), tari gandrung di dasar laut, pendidikan bahari, lomba kano, lomba lari sisir pantai, hingga underwater photography.

"Ini merupakan cara kreatif nelayan-nelayan Bangsring untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Tidak hanya menggelar event semata, namun mereka juga menyisipkan edukasi bahari kepada kita semua," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Bangsring Underwater merupakan kawasan konservasi bawah laut yang dikelola oleh nelayan Bangsring, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. 

Pada tahun 2017 kelompok nelayan di kawasan ini menerima Kalpataru dari Presiden RI karena mereka mampu merubah mindset dari yang dulunya pengebom ikan, kini aktif melakukan restorasi terumbu karang.  

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda mengatakan, ketiga atraksi tersebut akan diawali pada tanggal 4 April. 

"Semua even rata-rata akan digelar Rabu, kecuali lomba lari dan penulisan karya ilmiah dilaksanakan di hari terakhir. Gandrung bawah laut akan mengawali acara pada Rabu besok," kata Bramuda. 

Nantinya ada sekitar 12 penari akan menari gandrung dengan dilengkapi peralatan selam. 

"Saat ini para gandrung penyelam ini terus mematangkan persiapan untuk menari gandrung di dasar laut," kata Bramuda.

"Penyelamatan dan pengamatan ikan Nemo ini nantinya akan dinilai untuk dapat Rekor MURI," kata Bramuda.

Sebelumnya Bangsring Underwater juga pernah mencatat Rekor MURI, pada Banyuwangi

 Underwater Festival 2016 lalu. Sebanyak 56 nelayan Dusun Krajan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo itu, berhasil menyelam selama 28 jam di Perairan Bangsring, yang digelar selama dua hari. Para nelayan ini secara bergantian melakukan penyelaman selama 30 menit. (eko)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: