Rabu, 14 Februari 2018

Tidur Pulas, Delapan Mahasiswa KKN Kehilangan HP

SHARE
Situbondo, MotimNews. Aksi tindak pidana pencurian HP Android terjadi di Situbondo. Kali ini yang menjadi korbannya adalah delapan mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Selasa (13/2) dinihari. Dalam laporannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Jangkar, mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Gedang, Desa Pesangrahan, Kecamatan Jangkar mengaku HP Androidnya hilang digasak pencuri.
Tanpa buang waktu, aparat kepolisian bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi-saksi
Peristiwa pencurian delapan unit HP android itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Begitu usai kumpul-kumpul di Posko, sejumlah mahasiswa yang hendak tidur itu meletakkan Hpnya di ruang tamu dan kamar tidurnya.
Nah, sekira pukul 03.00 pagi, salah satu mahasiswa terbangun dan ternyata Hpnya sudah raib. Sontak, begitu mendengar Hp temannya hilang, tujuh mahasiswa lainnya yang tidur di kamar lain itu langsung terbangun dan mencari Hpnya.  Ternyata semua Hpnya juga sudah tidak ada ditempatnya masing-masing.

Keterangan Memo Timur menyebutkan, diduga pelaku yang sudah mengincarnya masuk ke dalam rumah yang ditempati mahasiswa KKN melalui pintu belakang rumah yang tidak dikunci. Begitu melihat para mahasiswa tertidur pulas, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan menggasak Hp yang ada di ruang tamu dan kamar tempat tidur. Setelah berhasil menggasak delapan Hp android milik delapan mahasiswa itu, pelaku langsung kabur melalui jalan semula.

Kapolsek Jangkar, Iptu Pramana melalui Kasubag Humas Polres Situbondo, membenarkan adanya aksi pencurian Hp milik delapan Mahasiswa KKN.

“Memang benar, delapan mahasiswa kehilangan Hpnya. Sebagai bahan penyelidikan, polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Diduga pelaku masuk melalui pintu belakang rumah yang tidak di kunci. Kerugiannya sekitar Rp 34 jutaan,” katanya.(gik)

            




SHARE

Author: verified_user

0 komentar: