Situbondo, MotimNews. Aksi tindak pidana pencurian HP Android terjadi di Situbondo.
Kali ini yang menjadi korbannya adalah delapan mahasiswa yang berasal dari
Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Selasa (13/2) dinihari. Dalam
laporannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Jangkar,
mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun
Gedang, Desa Pesangrahan, Kecamatan Jangkar mengaku HP Androidnya hilang
digasak pencuri.
Tanpa buang waktu, aparat kepolisian bergerak cepat
mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat kejadian perkara
(TKP) serta meminta keterangan dari saksi-saksi
Peristiwa pencurian delapan unit HP android itu terjadi
sekitar pukul 01.30 WIB. Begitu usai kumpul-kumpul di Posko, sejumlah mahasiswa
yang hendak tidur itu meletakkan Hpnya di ruang tamu dan kamar tidurnya.
Nah, sekira pukul 03.00 pagi, salah satu mahasiswa terbangun
dan ternyata Hpnya sudah raib. Sontak, begitu mendengar Hp temannya hilang,
tujuh mahasiswa lainnya yang tidur di kamar lain itu langsung terbangun dan
mencari Hpnya. Ternyata semua Hpnya juga
sudah tidak ada ditempatnya masing-masing.
Keterangan Memo Timur menyebutkan, diduga pelaku yang sudah
mengincarnya masuk ke dalam rumah
yang ditempati mahasiswa KKN melalui pintu belakang rumah yang tidak dikunci.
Begitu melihat para mahasiswa tertidur pulas, pelaku langsung melancarkan
aksinya dengan menggasak Hp yang ada di ruang tamu dan kamar tempat tidur.
Setelah berhasil menggasak delapan Hp android milik delapan mahasiswa itu,
pelaku langsung kabur melalui jalan semula.
Kapolsek Jangkar, Iptu Pramana melalui Kasubag Humas Polres
Situbondo,
membenarkan adanya aksi pencurian Hp milik delapan Mahasiswa KKN.
“Memang benar, delapan mahasiswa kehilangan Hpnya. Sebagai
bahan penyelidikan, polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan
saksi-saksi. Diduga pelaku masuk melalui pintu belakang rumah yang tidak di
kunci. Kerugiannya sekitar Rp 34 jutaan,” katanya.(gik)

0 komentar: