Lamongan, Motim
Pemandangan trotoar di Pasar Baru Lamongan yang menjadi tempat parkir sepeda motor menjadi sorotan kalangan dewan. Ketua Komisi B DPRD Lamongan, Syaifuddin Zuhri mengatakan, trotoar yang dibangun bukan diperuntukkan parkir.
"Trotoar ya trotoar untuk pejalan kaki, bukan untuk lahan parkir. Kalau dijadikan lahan parkir, lalu pejalan kaki bagaimana haknya?" kata Zuhri, yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa, kemarin. Dia meminta agar penyalahgunaan trotoar itu segera ditertibkan.
“Sejumlah pembeli kadang terpaksa harus turun melalui jalan raya karena trotoar yang ada tertutup dengan parkir sepeda sepeda motor," keluh Nur Afifah, salah seorang pengunjung Pasar Baru Lamongan.
Sementara itu, menurut salah petugas parkir, Imam, kendaraan roda dua yang diparkir di trotoar sebagian besar merupakan milik pekerja toko di Pasar Lamongan.
“Kami tidak berani menegur karena sepeda motor-motor tersebut milik pemilik toko atau pekerja toko. Kami hanya mengatur sepeda motor yang diparkir di tepi jalan,” terang Imam.
Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan atau PD Pasar Lamongan untuk menertibkannya. (mim)

0 komentar: