Senin, 08 Januari 2018

Hari Ini Dhafir-Dayat Daftar ke KPU

SHARE


Bondowoso, Motim
Pengurus 7 partai politik pengusung Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bondowoso, Dhafir-Dayat, melakukan pertemuan di Posko Pemenangan “Rumah Kita”. Pengurus partai politik yang hadir yaitu PKB, Demokrat, PKS, PAN, Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai Golkar.


Bakal Calon Bupati Bondowoso, H. Ahmad Dhafir ketika dikonfirmasi mengatakan, pertemuan di posko pemenangan yang dinamakan Rumah Kita sudah direncanakan dari awal bersama pengurus partai-partai yang lain, yang sudah sepakat untuk pemenangan di Pilkada tahun 2018.


“Alhamdulilah, ketujuh partai rekomendasinya sudah saya terima semua. Rekomendasi yang terakhir saya terima dari partai Gerindra. Kemudian saya undang duduk bersama karena sudah menjadi tanggung jawab bersama,” katanya, Minggu (7/1)


Menurut Dhafir, pengambilan rekomendasi pada umumnya diambil di Jakarta. Namun ada kebijakan dari sebagian DPD partai disuruh ambil di Surabaya. Adapun penyerahan rekomendasi di Jakarta seperti Partai Golkar, PKS dan PKB.


Sedangkan rekomendasi yang di ambil di Surabaya yaitu; Partai Nasdem, PAN, Partai Demokrat dan terakhir kemarin rekomendasi dari Partai Gerindra.


Dhafir mengatakan, dari ketujuh partai politik yang sudah sepakat mengusung Dhafir-Dayat, komitmennya tidak hanya berupa rekomendasi. Tapi berkomitmen sampai di jajaran tingkat desa sudah sepakat dan menjadi tanggungjawab bersama pemenangan Dhafir-Dayat.


 Lebih lanjut Dhafir menyatakan, selama ini yang dia bangun bersama 7 partai politik untuk mempunyai tanggungjawab bersama dalam membangun Kabupaten Bondowoso lebih baik lagi.
“Dhafir-Dayat, Senin (8/1) pukul 14.00 Wib akan mendaftar pencalonan bupati di Komisi Pemilihan Umum Bondowoso,” ujarnya.


Dia mengimbau seluruh simpatisan pendukung Dhafir-Dayat tidak perlu ramai-ramai hadir di KPU. Pengurus partai pengusung sudah sepakat yang hadir hanya ketua dan sekretaris partai pengusung dan partai pendukung.


“Kurang lebih besok (hari ini, red) yang akan hadir di KPU 40 orang, karena jika beramai-ramai akan mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum. Sedangkan itu formalnya hanya mendaftarkan secara administrasi di KPU,” tambahnya.


Disinggung mengenai pelaksanaan deklarasi partai politik pengusung, menurut Dhafir ternyata di desa-desa sudah banyak yang tahu bahkan sudah mendahului dengan cara do’a bersama.


“Maka dari itu tanggungjawab di pundak saya semakin besar, mereka semua mengeluarkan biaya sendiri dan senang hati mereka secara beramai-ramai siang dan malam memasang gambar (banner) saya,” ungkapnya.


Menurut Dhafir, hal itu salah satu bentuk kepedulian masyarakat kepada pasangan Dhafir-Dayat. Kendati demikian, formalnya deklarasi do’a bersama masyarakat masih menunggu restu dari NU dan para ulama yang lain. (cw3)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: