472 Orang Dilantik Jadi PPL
Lamongan, Motim
Sebanyak 472 orang dilantik menjadi Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Lamongan Toni Wijaya, di Pendopo Lokatantra, Kamis (18/01).
Selain itu ada penandatanganan nota kesepakatan bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Lamongan antara Ketua Panwaslu, Kapolres dan Kajari Lamongan.
Menurut Toni, MoU tersebut untuk mewujudkan kerjasama dan sinergi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Dia
berpesan kepada seluruh PPL yang sudah dilantik untuk menjaga integritas dan kredibilitas.
“PPL adalah ujung tombak pengawasan pemilihan umum, jadi harus netral. Jangan melakukan perbuatan tercela seperti keberpihakan kepada salah satu pasangan calon atau merugikan salah satu peserta pemilihan,” kata Toni.
Toni menyatakan, jika hal tersebut sampai dilakukan, akan ada tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “PPL tidak boleh melakukan perbuatan yang membuat persepsi negatif masyarakat, karena ini menyangkut kepercayaan,” katanya. PPL wajib menjalin koordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait.
Sementara Bupati Fadeli berpesan kepada PPL agar mengawal pelaksanaan Pilgub dengan baik.
“Setelah Pilgub Jatim akan dilaksanakan pemilihan legislatif serta pemilihan presiden dan wakil Presiden. PPL wajib mengawal pelaksanaan pesta demokrasi tersebut agar berjalan aman dan lancar, pada setiap tahapannya,” pesannya.
Fadeli juga berharap nantinya PPL juga membimbing dan menyosialisasikan tahapan pemilu kepada para pemilih pemula. “Tidak sedikit pemilih pemula dalam Pilgub dan Wagub Jatim pada 27 Juni 2018 mendatang,” katanya. (mim)

0 komentar: