Banyuwangi, Motim. Kementerian Perdagangan terus melaksanakan program operasi pasar untuk stabilitas harga beras. Di Banyuwangi, Jawa Timur, menurut David Susanto Kepala Bulog Sub Divre XI Banyuwangi, program itu terus dilancarkan ke seluruh pasar di Kota Gandrung, hingga 31 Maret 2018.
"Saat ini beras kualitas medium yang sudah terserap, mencapai 1700 ton," jelas David.
Menurutnya, salah satu faktor kenaikan harga beras harga gabah di petani saat ini mencapai Rp 5.100, hingga Rp 5.300. Jika sudah menjadi beras, tentu saja harganya bisa mencapai Rp. 10,500. Selain itu, suplai beras kualitas medium di pasaran juga cenderung sedikit.
"Dari dasar itu, Kementerian Perdagangan bersama pemerintah melakukan penstabilan harga beras. Salah satunya melalui program operasi pasar," urainya.
Beras yang disediakan untuk program tersebut berkualitas medium dengan harga Rp 8000. Diharapkan dengan adanya program ini, kenaikan harga beras di pasaran bisa kembali stabil.
"Untuk program ini stok beras tidak kami batasi. Jika masih membutuhkan, kami siap menyuplai untuk masyarakat," ujar David. (yud)

0 komentar: