Lumajang, Motim. Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Tutuk Fajriatul As’at menegaskan, tujuan utama pendirian koperasi adalah mensejahterakan anggotanya. Karena koperasi bisa berkembang tidak terlepas dari kontribusi para anggotanya.
Jadi, kata Tutuk, jika ada koperasi yang tidak bisa mensejahterakan anggotanya karena ada persoalan pengurus atau kopreasi tidak aktif, harus segera ada tertangani. “Bagi koperasi yang tidak aktif harus segera mancari pengurus yang baru,” katanya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita (Kopwan) Paguyuban Kartini dan Koperasi Syariah se-Kecamatan Ranuyoso Senin (5/2) lalu.
Tutuk juga berharap, agar koperasi bisa memberikan perhatian terhadap upaya peningkatan kapasitas dan keterampilan para anggota. Banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya dengan sejumlah perhatian.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Drs. Abdul Majid. MM, menjelaskan RAT harus dilakuka nbagi semua koperasi. Hal ini bertujuan untuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
“Kopwan dan Koperasi Syariah yang belum melaksanakan RAT agar bisa segera RAT sesuai ketentuan koperasian,” katanya.
Ketua Paguyuban Kopwan Kartini, Siti Aminah, melaporkan bahwa Saat ini terdapat 12 Kopwan yang ada di Kecamatan Ranuyoso, 3 Kopwan yang Kurang aktif dan 9 Kopwan yang aktif. (fit)

0 komentar: