Selasa, 06 Februari 2018

Artis Banyuwangi, Wartawan serta Polisi Kunjungi Korban Longsor

SHARE
BANYUWANGI, MOTIM. Musibah tanah longsor yang merenggut dua korban jiwa, Sumiran (55) dan Salamah (43) pasangan suami istri di Dusun Sambungrejo Rt 02 Rw 03, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Minggu (4/2) Pukul 02.30 WIB ini, membuat Azizah putri korban yang masih berusia 6 tahun ini trauma. Kejadian itu masih teringat dibenaknya lantaran rumah yang ia tinggali bersama kedua orang tuanya itu rata dengan tanah.

Musibah ini membuat kalangan artis dan wartawan Banyuwangi, serta kasat narkoba Polres Banyuwangi AKP Indra Najid,  dibantu Satuan Polisi Jalan Raya Satuan (PJR)  Jatim V-1, Banyuwangi, Kanit AKP Budi Handoko S. sos,  menaruh rasa iba kepada Azizah. Senin (5/2) Pukul 02.30 WIB, menyambangi putri korban tersebut Dusun Pertapan, Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Artis tersebut Wandra Restusian, Dwi Retno, Adi Bolo. Mereka datang bersama sejumlah media di kediaman Misena adik Almarhum Salamah, karena usai kejadian itu putri almarhum dirawat oleh kerabatnya tersebut.

"Kakinya masih sakit, karena saat kekadian itu dia tertindih ibunya yang saat itu diduga melindungi Azizah," kata Misena, kemarin.

Erwin Yudianto SH, perwakilan rekan media dari koran harian pagi Memo Timur dalam momen tersebut mengungkapkan rasa belasungkawa atas kejadian yang merenggut kedua korban tersebut. Ke depan pihaknya berharap, pemerintah dapat membantu putri almarhum yang masih berusia 6 tahun ini.

"Kami beserta rombongan sangat berbelasungkawa dan prihatin, karena anak sekecil ini sudah bersetatus yatim piatu dan tak memilki tempat tinggal. Semoga ke depan pemerintah bisa memperhatikan keberlangsungan hidup putri kedua almarhum," ungkapnya.

Usai berbedialog dengan keluarga korban, rombongan media dan artis Banyuwangi ini langsung memberikan sumbangan dana untuk Azizah, dengan harapan bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk anak kecil yang selamat dari musibah maut tersebut.

"Semoga bermanfaat untuk adik Azizah," terang Wandra.

Usai di kediaman kerabat korban, artis dan media dari Bumi Blambangan ini langsung meluncur ke TKP melihat kondisi rumah yang sudah rata dengan tanah akibat bencana longsor di Desa Bayu tersebut. Di sini, doa bersamapun dipanjatkan untuk kedua almarhum.

Saat kejadian itu, Kades Bayu Sugito menerangkan. Kedua korban ditemukan sudah dalam keadaan tewas di ruang tengah, tertindih reruntuhan matreal rumah yang ambruk akibat tertimpa longsoran tembok penahan tanah setinggi 4 meter. Sedangkan azizah saat itu selamat. Saat ditemukan dia merintih meminta tolong dan warga yang mendengar suara Azizah, saat evakuasi langsung menolongnya.

"Jadi ketiganya tertimbun longsor dan tertindih matreal rumah. Kedua orang tuanya ditemukan sudah meninggal. Sedangkan Azizah di temukan dua jam kemudian dalam kondisi selamat. Hanya saja mengalami luka di bagian kaki. Azizah ditemukan dalam pelukan kedua orang tuanya yang berusaha melindungi, saat musibah berlangsung," jelasnya.

Dari musibah itu warga setempat juga melakukan doa bersama beristigosah di tempat kejadian tersebut.

"Rumah ini statusnya masih waris. Milik orang tua almarhum Salamah dan adiknya. Nanti kalau statusnya sudah jelas rumah ini akan kembali kami dirikan," pungkas Kades Banyu.

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: