Jumat, 12 Januari 2018

Produktivitas Jagung Diarahkan ke Industri Olahan

SHARE

Lamongan, Motim
Bupati Fadelo menggelar acara panen raya jagung, di Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, Lamongan Kamis (11/1). Dia didampingi Kepala Dinas Pertanian Lamongan Aris Setiadi.

Bupati memberikan apresiasi terhadap produktivitas jagung di kawasan tersebut, dari semula tidak sampai enam ton pere hektare, kini menjadi hampir 12 ton per hektarr. Ia kaget, karena makanan olahan jagung dari Lamongan sudah masuk dalam komoditas ekspor.

“Ini sudah sesuai dengan yang diinginkan Bapak Presiden, yakni mengejar pertumbuhan ekonomi yang bisa memberikan kesejahteraan. Itu tidak bisa lepas dari pertanian dan produk olahannya,” ujar Fadeli.

Fadelo berpendapat, penerapan konsep pertanian modern, jika diperluas ke seluruh petani Jagung di Lamongan, bakal bisa memproduksi hingga lebih 600 ribu ton. “Bila hal itu tercapai, saya berharap agar diarahkan pada industri olahan, sehingga bisa memberi nilai tambah dan kesejahteraan kepada petani,” katanya.

Camat Ngimban Roziqin mengatakan, tahun ini ada perluasan area tanam dan produksi. Lahan sawah pengairan seluas 351 hektare, lahan sawah tadah hujan 3.250 hektare, lahan kering tegal 1128 hektare, kahan hutan 3078 hektare, dan untuk area tanaman jagung di Ngimbang 2.127 hektare lahan sawah/tegal dan 2.161 hektare Lahan Hutan.

 “Mengarahkan ini pada industri olahan, tidak hanya akan memberi dampak pada peningkatan kesejahteraan. Namun ada multiplier effect lain yakni, UKM semakin tumbuh dan bisa menyerap banyak tenaga kerja,” kata Roziqin. (ali/har)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: