Selasa, 02 Januari 2018

Permintaan Cerutu BIN Terus Meningkat

SHARE

Imam Wahyudi saat pamerkan produk Cerutu di Hotel Aston

Jember - Produk unggulan rokok cerutu produk Boss Image Nusantara (BIN) Cigar, semakin meningkat omset permintaan rokok cerutunya. Bahkan ke depan akan meratakan produk ke beberapa pulau di Indonesia dan beberapa negara. 

"Alhamdulillah BIN ada kenaikan produksi, trend kenaikan omset. Walaupun tidak terlalu tinggi tetapi trend naik dari tahun 2016 hingga sekarang. Ke depan kami berencana akan meratakan di seluruh pulau di Indonesia dan juga ke beberapa negara," kata General Manager BIN Imam Wahyudi saat ditemui di sela-sela acara malam tahun baru di Aston Hotel, Minggu (31/12).

Menurut Imam, untuk dari dalam negeri BIN mencoba merambah ke hotel, ke toko modern atau super market. Karena memang BIN memproduksi Cigar yang kelas premium, dan paket tembakau yang hampir sama dengan cerutu dari Quba - Mesir. 

"Untuk ekspor ke luar negeri semakin meningkat, terutama ke Tiongkok - China. Itu menunjukkan trend yang posistif dari bulan ke bulan, bahkan dari tahun 2018 ini rencananya costumer BIN yang ada di Tiongkok itu akan berjanji akan menaikkan pesanannnya juga," terang Imam. 

Imam mengatakan, di Siprus juga ada permintaan. Demikian juga Jepang dan Amerika. Tetapi masih tidak sebesar yang di China.

"BIN sekarang konsentrasi terhadap cerutu yang class premium, mulai ukuran besar sampai ukuran kecil. Banyak jenis yang dari China sekarang yang di order hampir 8 merk yang class premium di china, sedangkan kalau di Jepang hanya dua merk. Terus di Siprus masih tiga merk, dan itu situasi sampai sekarang. Sedangkan yang laris yang cerutu besar, karena memang kualitas yang di buat BIN cigar mengarah pada premium. Jadi cukup membahagiakan sekali bahwa jurutu dari BIN sudah diterima ke berbagai negara," terang Imam. 

Imam mengungkapkan, untuk lokal yang paling besar itu Yogjakarta, Jakarta, Bali dan Jawa Timur itu cukup signifikan. Dan ini sudah merambah ke luar Jawa, seperti Makassar, Manado ada beberapa hotel yang jadi mitranya. 

"Saya melayani di china itu mulai bulan Juli hingga bulan Desember 2017 terus meningkat. Mulai awalnya sedikit, dan sampai desember ini saja sudah hampir 25 ribu batang. Pada bulan Januari akan ditingkatkan sampai ke 40ribu batang perbulan, dan sudah memberikan process ordernya. Ini juga berkat usulan dari konsumen, dan meminta begini, begitu dan kami mencoba untuk menindak lanjuti untuk memenuhi apa yang mereka inginkan. Kondisi semacam ini yang mungkin kita bisa memenuhi kehendak mereka, sehingga permintaan makin naik," ujarnya. 

Selain di China, Imam menjelaskan di Jepang juga banyak peminatnya. Seperti cerutu kecil dan cerutu besar, yang merek Jember Cigar. Untuk Siprus sekarang cerutu kecil berbentuk filter, sudah pesan 2 juta batang. 

"Saya berharap kedepan cerutunya BIN semakin menyebar di beberapa pulau di Indonesia, karena BIN bangga bisa membuat produk lokal setara dengan Nasional. Targetnya di dalam negeri, harus ada pemerataan di seluruh Indonesia. Sedangakan untuk diluar negeri, saya sudah mulai suport ke berbagai agen-agen di berbagai negara lain. Disamping negara yang telah yang telah pakai produk kita, sehingga akan banyak pesanan dari berbagai negara. Mudah-mudahan ini merupakan kebanggaan warga jember produknya, bisa berbuat di dunia internasional," harap Imam. (adv/*)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: