Jumat, 19 Januari 2018

Lima Kambing Ditemukan Mati di Kandang ,Ada Luka Gigitan di Leher

SHARE


Jember, Motim
Warga Dusun Babatan, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, mendadak heboh. Pasalnya, lima ekor kambing milik Herman (68) warga setempat, mati misterius dengan sejumlah luka di leher. Diduga kuat, kambing itu mati akibat gigitan binatang buas. Bahkan ada salah seorang warga yang mengaku sempat melihat binatang buas tersebut.

 “Ada warga yang mengaku sempat melihat hewan mirip anjing, besar dan warnanya hitam,” kata Babinsa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Serma Komaryono, Kamis (18/1). Menurut Komaryono, hal itu disampaikan camat Semboro kepada Danramil Semboro. “Pak camat sudah menyampaikan ke pak Danramil, ada warga yang melihat anjing hitam besar. Menurut pak camat, itu pengakuan dari warga yang rumahnya dekat dengan Herman, kebetulan juga masih kerabat Herman,” kata Komaryono.

Namun, belum bisa dipastikan apakah pengakuan warga itu benar adanya. Bahkan jika pun benar warga melihat ada anjing hitam besar, belum ada bukti bahwa binatang tersebut yang menggigit kambing milik Herman.

“Sebagai bawahan saya sudah melaporkan ke pimpinan apa yang terjadi. Bagaimana cara mengatasi peristiwa ini, itu sudah menjadi kewenangan pimpinan. Mungkin nanti pimpinan bersama Kapolsek akan memberikan keterangan bagaimana cara mengatasi. Saya tidak berhak, karena itu merupakan wewenang atasan saya,” terang Komaryono.

Dia juga menjelaskan, dari pihak Puskesmas, Polsek dan Koramil Semboro tadi sudah mendatangi lokasi kejadian. Demikian juga pihak Dinas Peternakan Jember juga berjanji akan melakukan pengecekan.

“Tadi dari Dinas Peternakan Jember menelepon saya dan tanya soal kambing itu. Saya jawab memang benar karena kebetulan lokasinya dekat dengan rumah saya. Pihak Dinas Peternakan berjanji akan melakukan pengecekan. Kalau nggak hari ini ya besok,” ujar Komaryono.

Dia juga mengakui, peristiwa itu tidak hanya menimpa kambing milik Herman. Beberapa hari yang lalu, di desa tetangga juga ada kambing mati dengan penyebab serupa. “Ciri-ciri matinya hewan itu, sama dengan seminggu yang lalu dan dua hari kemarin. Jadi ada dua kejadian lagi sebelumnya,” imbuh Komaryono.



Kejadian sebelumnya itu di Dusun Kamaran, Desa Sidomekar. “Seminggu lalu ada 5, lalu kemarin malam 6 meninggal. Info ini saya dapat dari warga Kamaran. Saya tidak tahu apakah benar, sebab saya kan Babinsa untuk Desa Sidomekar,” pungkas Komaryono.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Semboro Aiptu Ely Muhsin, kuat dugaan bahwa kambing itu mati akibat digigit anjing pemburu. Menurut Ely, ibu Herman pemilik kambing, sempat melihat saat anjing itu menggigit kambing-kambing itu. “Kata ibu Herman, anjingnya 2 ekor berwarna merah dan putih,” jelasnya.

Menurut Ely, anjing pemburu selama ini tidak pernah memakan hewan buruannya. “Jadi kuat dugaan memang itu ulah anjing pemburu. Anjing pemburu ini tidak pernah makan hewan buruannya, hanya menggigit saja di titik yang bisa melumpuhkan buruannya,” jelas Ely. Apalagi, kawasan tersebut dekat dengan Desa Rejoagung yang terkenal banyak memelihara anjing pemburu.

“Saat ini kawasan Semboro kan sudah menetapkan larangan untuk perburuan hewan. Ya mungkin anjing-anjing itu lama gak berburu, sehingga akhirnya menyasar hewan ternak milik warga,” ungkap Ely. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat ada warga yang juga digigit oleh anjing pemburu ini.

Menurut Ely, sebenarnya ada 8 ekor kambing yang diserang oleh anjing tersebut. Empat ekor kambing digigit di leher dan mati di lokasi. “Sementara 3 ekor lainnya luka ringan, yakni di leher dan kaki. Kemudian satu ekor lagi luka cukup parah. Oleh pemilik yang satu ekor ini langsung disembelih karena masih hidup,” ungkapnya.

Ely mengimbau kepada warga, untuk tidak resah dengan adanya kejadian itu. Warga hanya diminta waspada dan mengawasi hewan ternaknya. “Tadi (kemarin, red) kapolsek juga sudah menemui warga dan meminta untuk tidak resah dengan kejadian itu. Warga juga kita lihat tenang tenang saja,” pungkas Ely. (sp)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: