![]() | ||
"Selembar daunku, berarti secercah kehidupanmu....," itulah tulisan yang terpampang pada papan Rumah Hidroponik Kodim 0816 Sidoarjo. Rumah Hidroponik tersebut, ditanami sayuran sawi yang siap untuk di panen, Jumat (5/1/18).
Terobosan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Kodim 0816 Koorcabrem 084 PD V/Brw, Eny Purwaningsih Fadli Mulyono.SE, beserta para pengurus, adalah untuk membantu tugas suami, mensukseskan program ketahanan pangan, di Kota Sidoarjo, dengan menyiasati lahan pertanian yang semakin sempit.
Kota Sidoarjo adalah sebagai Kota penyangga dari pada Kota Surabaya, dan otomatis lahan pertanian semakin menyusut, karena banyaknya lahan produktif yang dibangun perumahan. Namun di sisi lain, pemerintah menggalakkan program ketahanan pangan dan program tersebut membutuhkan lahan pertanian yang luas.
Untuk menyiasati kendala lahan yang semakin sempit, Ketua Persit Eny Purwaningsih Fadli Mulyono.SE, beserta para pengurus, menanam sayur-sayuran dengan sistem Hidroponik atau berbasis air.
"Sistem Hidroponik ini untuk menyiasati lahan pertanian yang semakin sempit dan ini bisa ditanam pada area perumahan yang lahannya minim," ujar Eny Fadli Mulyono, dengan semangat sambil memanen sayuran.
Sayuran hasil tanam sistem Hidroponik ini lebih unggul, daya tahan sayur tersebut tidak cepat layu, karena di batang dan daun sayuran banyak mengandung air. Begitu juga kandungan vitaminnya lebih tinggi. Ini adalah penanaman yang kedua kalinya dengan hasil yang memuaskan, yang pertama hasilnya tidak begitu banyak karena dalam masa percobaan.
"Sayuran hasil Hidroponik ini lebih tahan lama, tidak gampang layu, bila dibanding dengan sayur yang biasa ditanam pada tanah,"terang Ketua Persit tersebut.
Terobosan Sistem Hidroponik ini, selain untuk menyiasati lahan yang sempit dalam mewujudkan ketahanan pangan. Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XLIII Koorcabrem 084 PD V/Brw, juga ingin berkarya dan mandiri. Dengan menanam sayur-sayuran yang nanti hasil panen, bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sendiri. Kedepannya bisa di jual ke pasar atau mini market, untuk membantu ekonomi keluarga dan membantu biaya kegiatan Persit KCK Cab. XLIII Koorcabrem 084 PD V/Brw.
"Hasil dari Hidroponik ini untuk kebutuhan sendiri, dan kedepannya akan kita pasarkan ke mini market," terang Ibu Eny Fadli Mulyono. (ags/jum)

0 komentar: