Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, Sejumlah Infrastruktur Rusak
Situbondo, Motim
Peristiwa bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi saat hujan lebat melanda pada Minggu (7/1) lalu, meninggalkan kerusakan sejumlah infrastruktur dan kesedihan warga di sejumlah daerah di Kabupaten Situbondo.
Pantauan Memo Timur, kerusakan infratruktur di sejumlah daerah yang terdampak bencana tersebut, diantaranya putusnya jembatan penghubung antar desa berikut tergerusnya tebing sungai di Dusun Glindung, Desa Kalirejo, dan hektaran lahan pertanian disejumlah titik di Kecamatan Sumbermalang rusak.
Dampak bencana banjir ini, juga mengakibatkan pipa saluran air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga di Desa Baderan dan Tamansari putus, 5 rumah warga di Desa Alas Tengah rusak tertimpa material longsor, tangkis bronjong sepanjang 20 meter di Dusun Gunung Mas, Desa Widoro Payung, Kecamatan Besuki hanyut di terjang banjir.
Selain itu, jembatan penghubung antar dusun di Dusun Pagar Gunung, Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng putus, air sungai di Dusun Samir, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus meluap hingga masuk ke dapur sejumlah rumah dan merusak lahan pertanian milik warga.
Warga Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Edy Susanto mengatakan, bagi warga yang terkena dampak bencana itu tentunya berharap agar pemerintah terkait bisa dengan cepat mengatasi dan memberikan solusi atas musibah yang terjadi di daerahnya.
"Rusaknya sejumlah infrastruktur, tidak hanya membuat beberapa desa terisolir saja, tapi juga berpengaruh pada sektor ekonomi, transportasi, kesehatan, pendidikan dan hasil produksi partanian warga di sejumlah desa terancam turun," ungkap Edy.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat mengaku, sejumlah bencana yang terjadi di sejumlah daerah tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Muspika berikut Dinas atau pihak terkait untuk berusaha memulihkan dampak bencana serta bantuan sembako untuk para korban yang terdampak sudah tersalurkan.
"Langkah yang sudah kami lakukan, diantaranya kerja bakti dan menyalurkan bantuan sembako kepada para korban yang terdampak. Kerja bakti ini dipimpin oleh pihak masing-masing Forkopimka yang daerahnya terkena dampak bencana," pungkasnya. (kim/fin)

0 komentar: