Ditabrak Truk Pengangkut Semen, Hanifa Luka Berat
Situbondo, Motim
Kecelakaan antara sepeda motor dan truk terjadi di jalan raya pantura Situbondo. Meski dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa, namun pengendara motor nopol P 5674 EJ, Hanifa (55), warga asal Kampung Kidul Rt 01 Rw 01, Desa Bletok, Kecamatan Bungatan mengalami luka berat (LB). Selanjutnya untuk menyelamatkan nyawanya, oleh petugas yang dibantu warga, korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, Selasa (9/1).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Saat menyeberang jalan dari arah utara menuju ke selatan, korban yang mengendarai sepeda motor ditabrak truk nopol L 8187 RG yang dikemudikan, Mofid (56), warga Kelurahan Ardirejo Rt 01 Rw 01. Kecamatan Panji. Akibat benturan keras tersebut, korban terpental ke jalan aspal hingga mengalami pendarahan yang keluar dari hidung dan telinganya.
Keterangan Memo Timur menyebutkan, begitu truk L 8187 RG pengangkut semen melintas dari arah timur ke barat, sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di jalan raya Desa Bletok, Kecamatan Bungatan pada Kilometer 167.700 arah Surabaya, mendadak sebuah sepeda motor yang dikendarai korban tanpa memperhatikan arus lalulintas menyeberang jalan.
Diduga karena jaraknya yang sudah begitu dekat, pengemudi truk tersebut tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga kecelakaan tersebut tidak dapat terhindarkan dan mengakibatkan korban menderita luka berat.
“Waktu truk itu melintas, tiba-tiba ibu itu menyeberang dari utara ke selatan. Ya langsung ditabrak, apalagi jaraknya sudah dekat. Korbannya keluar darah dan sudah dibawa ke puskesmas,” kata Sudarmo (47) warga setempat.
Kanit laka lantas Polres Situbondo, Ipda Teguh Santoso membenarkan adanya insiden kecelakaan tersebut.
“Kejadian tersebut diduga si pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalulintas saat menyeberang. Petugas sudah membawa korban ke puskesmas dan kendaraan yang terlibat kita amankan sebagai barang bukti. Untuk kasus kecelakannya masih kita selidiki,” katanya, Selasa (9/1).(gik)

0 komentar: