Dampak Sepekan Cuaca Buruk di Lumajang
Lumajang, Motim
Cuaca buruk melanda Lumajang sepekan kemarin. Hujan deras disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari. Hal itu berdampak buruk di sejumlah titik di wilayah Lumajang. Dilaporkan bencana alam seperti banjir genangan dan pohon tumbang terjadi. Namun beruntung tidak ada korban jiwa.
Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, sejak 8 Januari 2018, lebih dari 5 titik yang terdampak cuaca buruk. Upaya sigap yang dilakukan oleh BPBD bersama dengan jajaran lainnya, sehingga bencana bisa tertangani dengan cepat.
Pada 8 Januari, hujan deras mengakibatkan banjir genangan di pemukiman warga, tepatnya di Dusun Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono. Banjir genangan juga merendam sejumlah rumah warga di Desa Banyuputih Lor Kecamatan Randuagung.
Kemudian 9 Januari, sebatang pohon waru berukuran besar berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang di kawasan Pasar Kecamatan Tempeh. Tumbangnya pohon yang sudah lapuk tersebut, sempat meganggu lalu lintas disana.
Di hari yang sama, hujan lebat disertai angin mengakibatkan sebuah rumah rusak cukup parah. Tepatnya di Jl. Semeru Kelurahan Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang. Atap rumah ambruk dan penghuni rumah sementara waktu harus mengungsi.
Pohon tumbang kembali terjadi pada 12 Januari. Sebatang pohon kelapa tumbang di Desa Bodang Kecamatan Padang dan menimpa rumah warga. Akibatnya atap rumah mengalami kerusakan yang cukup parah.
Lagi-lagi pohon tumbang terjadi. Pada 13 Januari, pohon johor berdiameter 30 sentimeter di kawasan kota tumbang. Meski tidak menganggu lalu lintas dan berdampak pada rumah warga, namun pohon tersebut menimba kabel listrik. Sehingga membahayakan. Petugas yang mengevakuasi harus berhati-hati.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Lumajang, Wawan Hadi menyampaian dalam sepekan kemarin memang cuaca buruk melanda Lumajang. Namun intensitasnya berbeda-beda di sejumlah wilayah.
“Intensitasnya tidak sama, ada yang rendah, sedan, dan tinggi,” kata dia.
Namun meskipun bencana terjadi di sejumlah titik, beruntung tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materian saja. Upaya yang dilakukan oleh petuga bersama warga setempat di lokasi bencana juga membuat proses evakuasi berajalan cepat.
Kemudian, di pekan ini, Wawan mengatakan, hujan deras juga bakal melanda wilayah Lumajang. Kemungkinan terjadinya bencana juga masih ada. Untuk itu menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada.
“Utamanya di wilayah daeral aliran sungai Semeru,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari informasi Badan Meteorologi Kimatologi, dan Geofisika (BMKG) angin akan berhembus agak landai. Potensi ombak besar juga tidak ada. “Angin dipredisi landai, ombak juga normal,” pungkasnya. (fit)

0 komentar: