Kamis, 11 Januari 2018

Aksi Nekat Siswa SMP di Blitar,Terjun ke Sungai Usai Ketahuan Merokok

SHARE


Blitar, Motim
Gara-gara ketahuan merokok dan ditegur gurunya, seorang siswa kelas satu SMP di Blitar, nekat terjun ke Sungai Brantas, Selasa (9/1). Saat berita ini dibuat, siswa SMPN 3 Srengat itu masih dalam pencarian tim gabungan.

Siswa itu bernama Wimuji Putra (16), warga Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Sebelum peristiwa tersebut, korban dan beberapa temannya yang ketahuan merokok di sekolah dikumpulkan dan diberi pengarahan oleh guru Bimbingan Konseling (BK). Orang tua siswa mereka juga dipanggil ke sekolah untuk diberi pengarahan.

Guru SMP Negeri 3 Srengat Supri Asmoro mengatakan, Wimuji dan kawan-kawannya ketahuan merokok sehari sebelumnya. "Saat dipanggil, orang tuanya datang. Entah takut atau apa, tiba-tiba korban lari keluar sekolah sambil menangis. Mengetahui hal itu, satpam dan guru sekolah langsung berusaha mengejar," ujar Supri.


Korban ditemukan telah berada di atas jembatan kereta api Nguri yang berjarak satu kilometer dari sekolah. Korban terlihat melepas seragamnya dan berdiri di pinggir jembatan kereta api dan hendak terjun ke Sungai Brantas.

Guru dan beberapa orang di sekitar lokasi kejadian sempat membujuk agar Anang mengurungkan niatnya untuk terjun ke sungai. Namun, entah apa yang ada di pikiran korban, bujukan itu tidak dia hiraukan. Anang akhirnya terjun bebas ke Sungai Brantas.

 "Jadi, beberapa guru dan orang-orang di lokasi sudah berusaha membujuk agar tidak terjun. Namun ternyata korban tetap nekat terjun ke sungai. Orang-orang yang awalnya membujuk kemudian minggir karena takut ada kereta api yang melintas," ujar Supri menambahkan.


Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakanm korban melompat dari ketinggian sekitar 20 meter saat  arus air Sungai Brantas cukup deras. Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi sengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, tim SAR, Basarnas, Polres Tulungagung serta Polres Kediri untuk pencarian jasad Anang. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang ada di TKP.


"Kami juga sudah menghubungi penjaga penyeberangan Sungai Brantas untuk segera memberi informasi jika menemukan jasad korban," kata kasat reskrim.(sutarto)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: