Senin, 16 April 2018

Wakil Ketua MPR RI Beri Pembekalan 2000 Mahasiswa

SHARE
Jember, MotimNews.   Sebanyak dua ribu mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan kuliah ilmiah kebangsaan dari Wakil Ketua MPR RI, DR. H. Ahmad Basarah. Kuliah umum ini diselenggarakan di Aula PB. Sudirman Pemkab Jember, Minggu (15/4) yang mengangkat tema tentang Bung Karno, Islam, dan Pancasila.

Menurut Ahmad Basarah, Pancasila sebagai dasar negara, falsafah dan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia saat ini sedang diuji. Banyaknya informasi yang bersifat adu domba dan memecah belah telah merasuki kehidupan masyarakat terutama para pemuda. 

“Saat ini kita kembali pada sebuah falsafah, sebuah pandangan hidup bangsa dan cita-cita hukum yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indoesia,” katanya. 

Diera milineal ini menurut Ahmad Basarah, tidak adanya penjajahan secara agresi militer, namun  yang terjadi saat ini adalah banyaknya budaya dan ekonomi asing yang secara otomatis mempengaruhi mental dan budaya para generasi muda. 

Basarah juga mencontohkan banyaknya produk-produk asing berupa kecanggihan IT yang sekarang menjadi trend di anak muda Indonesia saat ini. 

“Banyaknya muncul media sosial yang itu notabene adalah produk asing, banyak memberikan informasi-informasi masih belum bisa dijamin kebenarannya, yang sangat berpotensi menyebabkan perpecahan,” katanya. 

Ahmad Basarah juga menegaskan agar masyarakat kembali lagi pada esensi cita-cita bangsa Indonesia, yaitu falsafah Pancasila yang jelas-jelas sejalan denga nafas ajaran Islam dan cita-cita luhur para pendiri bangsa Indonesia. 

Ahmad Basarah sebagai Wakil Ketua MPR, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bupati Jember - dr. Hj. Faida MMR, yang ingin mengembalikan lagi spirit Pancasila kepada generasi penerus Bangsa.

“Ikhtiar Pemkab Jember ini patut dicontoh oleh Pemerintah Daerah yang lain, dimana Pemerintah tidak hanya berkewajiban memberikan bantuan beasiswa kepada Mahasiswa, namun melalui pemberian beasiswa tersebut, Pemerintah bisa melakukan pembekalan dan kuliah umum berkaitan dengan pemantapan Pancasila,” katanya.(tok/hms)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: